Keluarga Kerajaan Inggris Gelar Pertemuan Bahas Keputusan Kontroversial Pangeran Harry-Meghan

Nathania Riris Michico ยท Senin, 13 Januari 2020 - 09:59 WIB
Keluarga Kerajaan Inggris Gelar Pertemuan Bahas Keputusan Kontroversial Pangeran Harry-Meghan

Pangeran Harry dan istrinya, Meghan Markle. (FOTO: Michele Spatari /AFP via Getty Images)

LONDON, iNews.id - Keluarga Kerajaan Inggris akan menggelar konferensi untuk membahas masa depan Pangeran Harry dan istrinya, Meghan. Konferensi itu digelar setelah pasangan bergelar Duke dan Duchess of Sussex itu mengumumkan pengunduran diri dari peran mereka sebagai anggota senior keluarga kerajaan.

Informasi itu diungkapkan sumber keluarga Istana Kerajaan Inggris kepada CNN. Ratu Elizabeth II, Pangeran Charles, Pangeran William, dan Pangeran Harry akan bertemu di Istana Sandringham yang dikenal sebagai kediaman Ratu Inggris.

Meghan diperkirakan akan mengikuti pertemuan itu melalui sambungan video dari Kanada.

Ada indikasi kalau Ratu Elizabeth II dan keluarga besar menginginkan Harry serta istrinya kembali ke posisi sebagai anggota keluarga kerajaan dan menjalankan tugas-tugas kerajaan. Pertemuan itu dilakukan setelah diskusi menyusul serangkaian pertemuan dan konsultasi dalam beberapa hari terakhir.

Pertemuan itu juga melibatkan Pemerintah Inggris dan Kanada untuk mewujudkan pertemuan Ratu Elizabeth II dan Harry. Sumber kerajaan kepada Reuters menyatakan, konferensi itu bertujuan agar Ratu Elizabeth II menemukan resolusi terhadap krisis yang terjadi beberapa hari terakhir.

"Namun, itu membutuhkan diskusi kompleks dan penuh pemikiran. Segala kesepakatan akan diimplementasikan secepatnya," kata sumber Kerajaan Inggris.

Ada beberapa kemungkinan pihak keluarga kerajaan mengkaji ulang serta mempertimbangkan keputusan Pangeran Harry dan Meghan. Perubahan keseimbangan kerja dan peranan sebagai anggota keluarga kerajaan yang kompleks juga akan menjadi perbincangan.

Namun, Ratu Elizabeth II masih memiliki pengaruh besar dalam perundingan itu. Ada kesepakatan asli dan pemahaman tentang keputusan yang akan diimplementasikan.

BACA JUGA:

Pangeran Harry dan Meghan Mundur sebagai Anggota Senior Kerajaan Inggris, Ini Pemicunya

Pangeran Harry-Meghan Markle Mundur dari Anggota Kerajaan Inggris: Ratu Elizabeth Kecewa dan Utus Stafnya Cari Solusi

Pangeran Harry dan Meghan memang memiliki niat melepaskan diri dari keluarga kerajaan. Mereka juga memutuskan mencari penghasilan sendiri, dan membagi hidup antara di Inggris dan Kanada.

Meghan sendiri masih berada di Kanada. Belum jelas kapan Meghan akan kembali ke Inggris.

Sumber Kerajaan Inggris menyebut, keputusan Harry yang tidak dikonsultasikan kepada Ratu Elizabeth II yang berusia 93 tahun dan keluarga lainnya membuat sakit hati serta kekecewaan mendalam.

Ketegangan antara Harry dan anggota keluarga kerajaan lainnya sudah tercium publik dalam jangka waktu lama. Hubungan itu menjadi gelombang dalam hubungan keluarga tersebut.

Kabar itu juga dibayangi skandal anak kedua Ratu Elizabeth II, Pangeran Andrew dan hubungannya dengan Jeffrey Epstein yang gantung diri di penjara pada Agustus lalu saat menunggu persidangan skandal seks.

BACA JUGA:

Museum Madame Tassauds Pisahkan Patung Harry dan Meghan dari Keluarga Kerajaan Inggris

Pangeran Harry-Meghan 'Keluar' dari Kerajaan Inggris: Dapatkah Bertahan Tanpa Bantuan Finansial Istana?

Ungkapan Sedih Pangeran William Usai sang Adik dan Meghan Markle Mundur dari Kerajaan

Dalam wawancara di televisi pada Oktober lalu, Harry mengakui hubungan dirinya dan Wiliam juga sudah jauh. Harian The Sunday Times melaporkan, Pangeran William mengaku sedih mengenai adanya keretakan hubungan.

Padahal dua bersaudara itu sangat dekat setelah kematian ibu mereka Putri Diana pada kecelakaan mobil di Paris pada 1997.

"Saya selalu merangkul saudara lelaki saya sepanjang kehidupan kami, dan kami tidak melakukannya lagi. Kita menjadi entitas yang terpisah," ujar sumber kerajaan, mengutip pernyataan William.

Perpecahan Pangeran Harry dan William juga tampak ketika Harry dan Meghan mendirikan lembaga amal Sussex Royal yang memisahkan diri dari yayasan yang didirikan William dan istrinya, Kate Middleton, pada Juni lalu. Pemisahan yayasan itu menunjukkan kalau kedua saudara kandung mengalami konflik yang belum jelas disebabkan apa.

Sebelumnya, harian Times melaporkan, Meghan sepakat bekerja sebagai pengisi suara untuk Disney. Dia juga akan mendonasikan gajinya untuk lembaga amal yang bekerja melindungi gajah.

Istana Buckingham berkomentar mengenai laporan tersebut. Harry bisa saja mendirikan perusahaan untuk memproduksi film dan bekerja sama dengan Netflix seperti yang dilakukan mantan Presiden Barack Obama. Apalagi Harry telah bekerja sama dengan Oprah Winfrey untuk memproduksi serangkaian film.


Editor : Nathania Riris Michico