Kemenkes: Arab Saudi Mampu Lakukan 53.000 Tes Covid-19 dalam Sehari

Ahmad Islamy Jamil ยท Sabtu, 04 Juli 2020 - 13:10 WIB
Kemenkes: Arab Saudi Mampu Lakukan 53.000 Tes Covid-19 dalam Sehari

Menteri Kesehatan Arab Saudi, Tawfiq al-Rabiah. (Foto: SPA)

RIYADH, iNews.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi menyatakan laboratorium yang terdapat di seluruh kerajaan itu kini mampu melakukan lebih dari 53.000 tes Covid-19 setiap hari. Padahal, kapasitas Arab Saudi untuk melakukan tes pada masa-masa awal pandemi virus corona tadinya tidak dapat melebihi dari 1.000 tes per hari.

Juru Bicara Kemenkes Arab Saudi, Dr Muhammad al-Abdul Ali menuturkan, peningkatan kapasitas pengujian laboratorium itu sebagai bagian dari upaya nyata negaranya melawan pandemi Covid-19. Walaupun demikian, kata dia, kepatuhan masyarakat dalam mengikuti langkah-langkah pencegahan dan protokol kesehatan pemerintah tetap menjadi hal utama dalam menangani wabah tersebut.

Pada pekan pertama April lalu, Menkes Arab Saudi Tawfiq al-Rabiah sempat memperkirakan gelombang pandemi virus corona di negara itu bisa menembus 200.000 kasus dalam waktu sebulan saja. Akan tetapi, langkah-langkah pencegahan yang telah dilakukan semua elemen ternyata berkontribusi besar dalam menahan laju lonjakan wabah di Arab Saudi hingga tiga bulan kemudian.

Total kejadian infeksi virus corona di Arab Saudi secara resmi baru melampaui angka 200.000 kasus pada Jumat (3/7/2020) setelah 4.193 kasus baru terdeteksi dalam 24 jam terakhir.

Sebagian besar kasus baru itu ditemukan di Kota Dammam, yakni sebanyak 431 kasus. Berikutnya, di posisi kedua ada Kota Hufof yang mencatatkan 399 kejadian infeksi baru. Sementara, Ibu Kota Riyadh mencatat 383 kasus baru. Adapun sisa kasus lainnya dilaporkan di kota-kota dan provinsi di seluruh negeri padang pasir itu.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi juga mencatat, sebanyak 50 orang meninggal karena Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Ini membuat jumlah kematian akibat wabah itu di Arab Saudi kini menjadi 1.802 jiwa.

Sementara itu, jumlah kembuhan dari Covid-19 di negara itu juga meningkat menjadi 140.614 orang, setelah 2.945 orang sembuh dari penyakit asal China itu dalam 24 jam terakhir.

Editor : Ahmad Islamy Jamil