Korban Tewas Gempa Pakistan Jadi 38 Orang, Puluhan Orang Kritis

Anton Suhartono ยท Kamis, 26 September 2019 - 08:52 WIB
Korban Tewas Gempa Pakistan Jadi 38 Orang, Puluhan Orang Kritis

Bangunan rusak di Mirpur, Pakistan, akibat guncangan gempa bermagnitudo 5,2 (Foto: AFP)

ISLAMABAD, iNews.id - Korban tewas akibat gempa bumi bermagnitudo 5,8 (kemudian dimutakhirkan menjadi 5,2 oleh USGS) mengguncang Pakistan pada Selasa (24/9/2019) bertambah menjadi 38 orang, hingga Kamis (26/9/2019).

Diperkirakan korban tewas masih terus bertambah mengingat banyak yang terjebak di puing-puing bangunan. Tim penyelamat berjibaku mengangkat puing-puing bangunan yang ambruk serta mencapai lokasi yang terisolasi akibat kerusakan infrastruktur jalan.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Pakistan dan Dirasakan hingga India, Puluhan Orang Luka

Pihak berwenang masih menghitung dampak keruskan gempa di permukiman Kota Mirpur, wilayah Kashmir yang dikuasai Pakistan. Mirpur merupakan kota terparah terdampak gempa. Cuaca dingin, hujan, serta putusnya aliran listrik menambah penderitaan para korban.

(Seorang pria menggendong anaknya yang menjadi korban gempa di Mirpur, Pakistan/AFP)

Militer Pakistan memimpin operasi pencarian dan penyelamatan (SAR). Jumlah korban tewas terus meningkat seiring dijangkaunya wilayah terpencil oleh tim SAR.

Pejabat pemerintah Pakistan, Muhammad Tayyab Chaudhry, mengatakan, setidaknya 37 orang tewas, yakni 33 di Mirpur dan empat lainnya di distrik tetangga, Bhimber.

Sebelumnya, pejabat Badan Penanggulangan Bencana Nasional Pakistan (NDMA), Mohammad Afzal, mengatakan satu orang tewas di Kota Jhelum, Provinsi Punjab.

"Sekitar 350 orang terluka, 80 di antaranya kritis," katanya, dikutip dari AFP, Kamis (26/9/2019).

Sementara itu warga mulai memakamkan anggota keluarga yang menjadi korban tewas pada Rabu (25/9/2019).

"Seperti hari kiamat bagi kami, kehilangan orang terdekat yang kami sayangi. Orang yang kita cintai tidak akan pernah kembali," kata seorang warga Mirpur, Muhammad Azam.

(Gempa menyebabkan jalan di Mirpur terbelah/AFP)

Dari kekuatannya yakni M5,2, gempa ini memang tidak sekuat seperti yang terjadi beberapa tahun lalu, namun pusat gempa sangat dangkal yakni hanya 10 kilometer sehingga menyebabkan kerusakan masif.

Di dekat Mirpur banyak jalan yang hancur, demikian halnya dengan jembatan, menara telepon seluler, dan tiang listrik.

Desa Jatlan di pinggiran Mirpur merupakan perkampungan yang paling parah. Di sana, sebagian rumah penduduk ambruk. Sekalipun ada yang tetap berdiri namun tak layak dihuni lagi karena tembok-temboknya retak parah.


Editor : Anton Suhartono