Korut Uji Coba Rudal Lagi, AS Tanggapi dengan Santai

Anton Suhartono ยท Sabtu, 10 Agustus 2019 - 11:52 WIB
Korut Uji Coba Rudal Lagi, AS Tanggapi dengan Santai

Korut menguji coba rudak untuk kali kelima dalam 2 pekan terakhir (Foto: AFP)

SEOUL, iNews.id - Korea Utara (Korut) kembali menguji coba rudal terbaru, Sabtu (10/8/2019), sebagai protes atas latihan tempur bersama Korea Selatan (Korsel) dengan Amerika Serikat (AS).

Pejabat Kementerian Pertahanan Korsel mengatakan, ada dua rudal balistik jarak pendek yang ditembakkan pada Sabtu dini hari dari dekat kota Hamhung. Rudal itu menjelajah sekitar 400 kilometer sebelum jatuh di laut antara Semenanjung Korea dan Laut Jepang.

Ini merupakan uji coba kelima rudal Korut dalam 2 pekan terakhir, sebagai peringatan kepada Korsel dan AS.

Pemimpin Korut Kim Jong Un menyebut, uji coba rudalnya sebagai peringatan serius atas latihan perang kedua negara yang sudah dimulai beberapa hari lalu.

Uji coba ini berlangsung beberapa jam setelah Presiden Donald Trump mengatakan sependapat dengan Kim bahwa latihan perang bersama tidak diperlukan. Namun alasan Trump lebih kepada anggaran yang harus dikeluarkan, bukan terkait Korut.

Trump berulang kali mengatakan bahwa hubungan pribadinya dengan Kim tetap terjalin baik meskipun serentetan uji coba rudal terbaru ini.

"Saya mendapat surat sangat indah dari Kim Jong Un kemarin. Itu surat yang sangat positif. Dia tidak senang dengan latihan perang. Saya juga tidak pernah menyukainya. Saya tidak pernah menyukainya, Anda tahu kenapa? Saya tidak suka mengeluarkan uang untuk itu," tuturnya, dikutip dari AFP.

Dalam pertemuan terakhir Trump dan Kim di Zona Demiliterisasi (DMZ) perbatasan Korsel-Korut yang berlangsung mendadak pada 30 Juni 2019, kedua pemimpin sepakat untuk melanjutkan perundingan denuklirisasi di tingkat pejabat kerja.

Sementara itu terkait uji coba rudal terbaru Gedung Putih tak langsung mengomentari.

"Kami berkonsultasi secara erat dengan sekutu kami Jepang dan Korea Selatan," kata seorang pejabat senior.

Editor : Anton Suhartono