Kurangi Stres, Siswa dan Pegawai di Jepang Diminta Banyak Menangis

Anton Suhartono ยท Senin, 15 Oktober 2018 - 06:32 WIB
Kurangi Stres, Siswa dan Pegawai di Jepang Diminta Banyak Menangis

(Foto: Getty Image)

TOKYO, iNews.id - Semakin banyak sekolah dan perusahaan di Jepang yang meminta siswa dan pegawainya untuk lebih banyak menangis. Penelitian mengungkap, menangis bisa mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan jiwa.

Obat stres tak hanya datang dari rasa bahagia tapi juga menangis. Para ahli menyatakan, air mata kesedihan bisa mengurangi stres karena mampu melemaskan saraf otonom dengan merangsang aktivitas saraf parasimpatik.

"Menangis merupakan aksi untuk melindungi diri melawan stres yang terakumulasi," kata profesor dari Nippon Medical School, Junko Umihara, dikutip dari Japan Times, Minggu (14/10/2018).

Seorang mantan guru SMA Hidefumi Yoashida sudah memasyarakatkan banyak menagis di kalangan siswa dan pegawai sejak 5,5 tahun terakhir.

Dia menggelar aktivitas serta memberikan ceramah di sekolah-sekolah dan perusahaan di penjuru Jepang untuk membantu mereka mengungkap manfaat dari menangis.

"Menangis lebih efektif dalam mengurangi stres, ketimbang tertawa atau tidur," kata Yoshida.

Bekerja sama dengan Hideho Arita, professor emeritus dari Fakultas Kedokteran Toho University, Yoshida meluncurkan kampanye banyak menangis sejak 2014.

Pada 2015, Jepang mewajibkan program pengecekan kejiwaan untuk perusahaan yang memiliki lebih dari 50 karyawan.

Sejak itu, Yoshida semakin sering dipanggil oleh perusahaan dan sekolah untuk memberikan ceramah. Dia telah mengunjungi ratusan tempat untuk mencampaikan ceraman dan kegiatan lainnya.

Menurut dia, menangis bisa dipicu dengan menonton film sedih, mendengarkan musik, atau membaca buku yang menginspirasi.

"Jika menangis seminggu sekali, Anda bisa menjalani hidup bebas stres," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono