Lagi, Bocah Imigran Meninggal di Tahanan AS

Anton Suhartono ยท Rabu, 26 Desember 2018 - 10:36 WIB
Lagi, Bocah Imigran Meninggal di Tahanan AS

Pusat kesehatan tempat bocah 8 tahun imigran Guatemala sempat dirawat (Foto: AFP)

NEW MEXICO, iNews.id - Satu lagi tahanan anak-anak asal Guatemala meninggal dunia di tahanan imigrasi Amerika Serikat. Ini merupakan kasus kedua dalam sebulan.

Otoritas bea cukai dan perbatasa AS, Customs and Border Protection (CBP), menyatakan korban berusia 8 tahun itu meninggal pada Selasa (25/12/2018).

Baca Juga: Bocah 7 Tahun Asal Guatemala Meninggal di Tahanan AS

Bocah yang ditahan bersama ayahnya itu sempat dipindahkan ke pusat kesehatan di New Mexico karena mengalami sakit pada Senin (24/12/2018). Dokter mendiagnosisnya dengan flu tetapi kemudian dia juga mengalami demam. Korban lalu diperbolehkan pulang pada tengah malam dengan membawa resep ibuprofen dan antibiotik amoksisilin.

Namun, pagi harinya dia kembali dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami mual dan muntah-muntah. Pada malam harinya dia meninggal.

CBP belum mengetahui penyebab kematian korban dan akan menggelar penyelidikan independen dan menyeluruh tentang keadaan tersebut.

Sementara itu Penrintah Guatemala mendesak pihak berwenang AS menyelidiki penyebab pasti kematian korban.

"Laporan medis telah diminta untuk mengklarifikasi penyebab kematian anak itu," bunyi pernyataan, dikutip dari AFP, Rabu (26/12/2018).

Berita meninggalnya anak itu memicu kemarahan di media sosial, termasuk anggota Kongres.

"Seorang anak lainnya meninggal di bawah penahanan pemerintah. Kisah sangat menyedihkan untuk didengar pada Hari Natal," cuit anggota Kongres Demokrat dari Texas, Marc Veasey.

"Patah hati dan muak dengan berita ini," tulis Senator dari New Mexico, Martin Heinrich.

Dia mendesak dibuat laporan detail serta meminta pemerintahan Donald Trump bertanggung jawab atas kematian anak imigran untuk kedua kalinya ini.


Editor : Anton Suhartono