Lebih dari 60.000 Orang Mengungsi akibat Serangan Turki ke Suriah

Nathania Riris Michico ยท Kamis, 10 Oktober 2019 - 22:11 WIB
 Lebih dari 60.000 Orang Mengungsi akibat Serangan Turki ke Suriah

Warga sipil Arab Suriah dan Kurdi melarikan diri dengan barang-barang mereka di tengah pengeboman yang dilakukan Turki di Kota Ras al-Ain di timur laut Suriah pada 9 Oktober 2019. (FOTO: Delil SOULEIMAN / AFP)

BEIRUT, iNews.id - Serangan militer Turki di timur laut Suriah menyebabkan lebih dari 60.000 orang mengungsi dalam waktu kurang dari sehari. Hal itu diungkapkan Observatorium Hak Asasi Manusia untuk Suriah, Kamis (10/10/2019).

"Mulai hari Rabu, lebih dari 60.000 orang meninggalkan daerah perbatasan," lapor lembaga itu, seperti dilaporkan AFP.

Lembaga itu menyebut, sebagian besar pengungsi pindah ke timur menuju Kota Hasakeh.

Rami Abdel Rahman, kepala pemantau lembaga yang berbasis di Inggris itu, mengatakan pemindahan terbesar berasal dari daerah perbatasan Ras al-Ain, Tal Abyad, dan Derbasiyeh.

Militer Turki, didukung oleh Suriah, melancarkan serangan terhadap wilayah-wilayah yang dikuasai Kurdi di timur laut Suriah pada Rabu.

Setelah fase awal serangan udara dan tembakan artileri, pasukan Turki bergerak melintasi perbatasan dan menyerang beberapa kota utama di daerah tersebut.

Organisasi-organisasi kemanusiaan memperingatkan bahwa episode terakhir dalam konflik delapan tahun yang mematikan ini sekali lagi bisa mengakibatkan konsekuensi yang menghancurkan terhadap warga sipil.

"Diperkirakan 450.000 orang tinggal dalam jarak lima kilometer dari perbatasan Suriah-Turki berada dalam bahaya, jika semua pihak tidak melakukan pengekangan maksimum dan memprioritaskan perlindungan warga sipil," kata sebuah pernyataan bersama.

Pasukan Turki diperkirakan akan bergerak lebih dalam ke Suriah, dan Komite Penyelamatan Internasional menyatakan operasi itu dapat menggusur hingga 300.000 orang.


Editor : Nathania Riris Michico