Ledakan Pabrik China, 64 Tewas dan 1 Pria Diselamatkan Setelah 40 Jam

Nathania Riris Michico ยท Sabtu, 23 Maret 2019 - 14:34 WIB
Ledakan Pabrik China, 64 Tewas dan 1 Pria Diselamatkan Setelah 40 Jam

Petugas pemadam kebakaran bekerja di lokasi ledakan di pabrik kimia milik Tianjiayi Chemical, Xiangshui, Yancheng, China. (FOTO: REUTERS)

BEIJING, iNews.id - Korban tewas dalam ledakan pabrik bahan kimia di China meningkat menjadi 64 orang. Tim penyelamat berhasil menemukan satu orang di antara lebih dari 20 puluh warga yang masih hilang dalam puing-puing.

Ledakan Kamis di Kota Yancheng melukai ratusan dan meratakan kawasan industri di sana.

Brigade petugas pemadam kebakaran setempat berhasil menarik seorang pria berusia 40-an dari puing-puing pabrik kimia yang hancur pada Sabtu dini hari.

Dia dilarikan ke rumah sakit untuk dirawat. Namun belum ada informasi lebih lanjut tentang status atau luka yang dideritanya.

Tim penyelamat kini masih mencari 28 orang yang masih hilang.

"Identitas orang meninggal dan yang hilang sedang dikonfirmasi melalui wawancara dengan anggota keluarga, kunjungan rumah, dan tes DNA," kata Wali Kota Yancheng, Cao Lubao, seperti dilaporkan AFP, Sabtu (23/3/2019).

BACA JUGA: Ledakan Pabrik Bahan Kimia di China Tewaskan 6 Orang

Ledakan itu menghancurkan beberapa bangunan di kawasan industri dan menyebabkan kebakaran besar yang berkobar sepanjang malam, sementara para penyelamat bergegas menemukan orang-orang yang selamat di reruntuhan pabrik.

Lebih dari 600 orang menerima perawatan medis setelah ledakan itu.

Di antara mereka, 34 terluka parah dan 60 lainnya luka parah, sementara 28 orang masih hilang.

Ratusan penyelamat dikirim ke lokasi kejadian dan sekitar 4.000 orang dievakuasi dari lokasi ledakan.

BACA JUGA: Korban Tewas Ledakan Pabrik Kimia di China Jadi 44 Orang, 90 Luka

Fasilitas yang terlibat dalam ledakan itu adalah milik Tianjiayi Chemical, sebuah perusahaan dengan 195 karyawan yang didirikan pada 2007 yang sebagian besar memproduksi bahan kimia mentah termasuk anisole, senyawa yang sangat mudah terbakar.

Tianjiayi Chemical memiliki sejarah melanggar peraturan lingkungan, menurut catatan online dari biro lingkungan dan ekologi kota Yancheng.

Pada 2015 dan 2017, perusahaan didenda karena melanggar aturan tentang pengelolaan limbah padat dan air.


Editor : Nathania Riris Michico