Lukisan Leonardo da Vinci Senilai Rp6 T Akan Dipamerkan di Abu Dhabi

Anton Suhartono ยท Sabtu, 30 Juni 2018 - 09:05 WIB
Lukisan Leonardo da Vinci Senilai Rp6 T Akan Dipamerkan di Abu Dhabi

Lukisan Salvator Mundi saat diperlihatkan oleh Christie's di New York (Foto: AFP)

ABU DHABI, iNews.id - Museum Louvre Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, akan memamerkan lukisan karya Leonardo da Vinci, 'Salvator Mundi', pada 18 September 2018.

Lukisan yang mengilustrasikan gambar Yesus Kristus itu terjual kepada seorang pengusaha Arab dalam lelang pada November 2017, dengan harga fantastis yakni 450,3 juta dolar AS atau sekitar Rp6 trilun (kurs dolar AS saat itu).

Baca Juga: 

Rekor Dunia, Lukisan Karya Leonardo da Vinci Ini Laku Rp6 Triliun

Pembeli Lukisan Leonardo da Vinci Seharga Rp6 Triliun Pangeran Arab?

Salvator Mundi menjadi lebih dinantikan setelah tak pernah dimunculkan ke publik selama enam tahun. Sang pemilik sebelumnya hanya menyimpan lukisan yang dibuat pada tahun 1500 ini sebagai koleksi pribadi. Isu yang sempat berkembang, lukisan Salvaor Mundi itu bukan bukan karya asli Leonardo, melainkan kopian yang dibuat muridnya. Namun pihak berwenang memastikan Salvator Mundi ini orisinal.

"Hilang dan tersembunyi begitu lama di tangan pemiliknya, mahakarya Leonardi da Vinci sekarang menjadi hadiah kami untuk dunia," kata pejabat Departemen Budaya dan Pariwisata Abu Dhabi, Mohamed Khalifa Al Mubarak, dikutip dari AFP.

Namun Museum Louvre menyembunyikan identitas pemilik lukisan. Hanya departemen budaya dan pariwisata yang mengetahuinya.

Pada Desember 2017, The New York Times menurukan laporan bahwa pembeli lukisan Salvator Mundi yang dilelang oleh Christie's di New York, merupakan putra mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman.

Lukisan itu memang tak dibeli atas nama Muhammed bin Salman langsung, tapi melalui Pangeran Bader bin Abdullah bin Mohammed bin Farhan Al Saud. Namun Pangeran Bader menepis namanya dikaitkan dengan pembelian lukisan supermahal itu.

"Membaca berita mengejutkan tantang saya di surat kabar New York Times, berita aneh dan tidak akurat terkandung di dalamnya," kata Bader.

Bader diketahui bukan termasuk pangeran yang glamor. Sumber kekayaannya pun tidak diketahui, sehingga janggal jika dia membeli benda seni semahal itu. Apalagi Pangeran Bader juga tidak memiliki sejarah sebagai kolektor benda seni.

Sementara itu nilai penjualan Salvator Mundi dalam lelang tersebut memecahkan rekor. Bahkan dua kali lipat lebih dari lukisan Picaso yang terjual USD179,4 juta dalam lelang beberapa tahun sebelumnya.


Editor : Anton Suhartono