Macron: Pembangunan Ulang Katedral Notre Dame Butuh Waktu 5 Tahun

Nathania Riris Michico ยท Rabu, 17 April 2019 - 13:35 WIB
Macron: Pembangunan Ulang Katedral Notre Dame Butuh Waktu 5 Tahun

Presiden Prancis Emmanuel Macron. (FOTO: AFP)

PARIS, iNews.id - Presiden Prancis Emanuel Macron mengatakan proses pembangunan ulang katedral Notre Dame akan membutuhkan waktu lima tahun. Katedral berusia delapan abad itu hancur dilalap api, Senin (15/4).

"Kami akan memulihkan Notre Dame, dan kami akan membuat katedral ini semakin indah dan saya ingin pekerjaan ini selesai dalam lima tahun," kata Macron, seperti dilaporkan kantor berita Tass, Rabu (17/4/2019).

Sebelumnya, jaksa Prancis mengatakan, api yang meluluhlantakkan Katedral Notre Dame mungkin disebabkan oleh kecelakaan.

"Kami mendukung teori kecelakaan," kata Jaksa Penuntut Umum Paris, Remy Heitz.

Dia kemudian menuturkan bahwa 50 orang sedang mengerjakan penyelidikan panjang dan kompleks.

Sementara itu, para donatur top dari Prancis dan dunia ramai-ramai menjanjikan sumbangan untuk membangun kembali Katedral Notre Dame. Beberapa di antaranya adalah keluarga pengusaha miliarder Prancis, Bernard Arnault, dan grup perusahaan barang-barang mewah LVMH -yang mengatakan akan menyumbangkan 200 juta euro.

Francois Henri Pinault, yang mengepalai perusahaan barang mewah Kering, menjanjikan 100 juta euro.

Grup kosmetik dan mewah Prancis, L'Oreal, bersama keluarga Bettencourt Meyer dan yayasan Bettencourt Schueller, akan menyumbangkan total 200 juta euro.

Perusahaan minyak Prancis, Total, menyatakan akan menyumbangkan 100 juta euro dan Marc Ladreit de Lacharriere, Founder dan CEO Fimalac yang menjalankan lembaga pemeringkat Fitch, menjanjikan sumbangan 10 juta euro.


Editor : Nathania Riris Michico