Media Turki: Sisa Jasad Khashoggi Dibuang Lewat Saluran Air

Nathania Riris Michico ยท Sabtu, 10 November 2018 - 18:22 WIB
Media Turki: Sisa Jasad Khashoggi Dibuang Lewat Saluran Air

Jurnalis Saudi yang dibunuh, Jamal Khashoggi. (Foto: Reuters/Osman Orsal)

ANKARA, iNews.id - Pembunuh Jamal Khashoggi diduga membuang sisa tubuh jurnalis Saudi tersebut ke saluran pembuangan setelah dilarukan dalam zat asam. Hal itu diungkap oleh surat kabar Turki.

Daily Sabah, seperti dilansir AFP, Sabtu (10/11/2018), melaporkan, sampel yang diambil dari saluran air di konsulat Saudi di Istanbul menunjukkan adanya jejak zat asam.

Hal ini menyebabkan para penyelidik meyakini bahwa jasad jurnalis The Washington Post yang sudah berupa menjadi cairan itu dibuang melalui saluran air.

Khashoggi terakhir terlihat memasuki konsulat Saudi di Istanbuk pada 2 Oktober saat mengurus dokumen pernikahannya dengan perempuan Saudi, Hatice Cengiz. Sejak saat itu, jasadnya belum pernah ditemukan.

Baca juga: Penghormatan untuk Khashoggi, Lampu Menara Eiffel Dipadamkan

Setelah berulang kali menyangkal, Arab Saudi akhirnya mengakui pria berusia 59 tahun itu dibunuh dalam sebuah operasi "nakal".

Namun, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menuduh kedudukan tertinggi dari Pemerintah Saudi memerintahkan serangan itu. Beberapa pejabat Turki menunjuk Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman terlibat dalam pembunuhan Khashoggi.

Baca juga: Pejabat Turki: Tubuh Khashoggi 'Dilenyapkan' dengan Zat Asam

Seorang penasihat Erdogan, Yasin Aktay, menduga tubuh Khashoggi kemunginan dilarutkan dalam zat asam.

Pada Senin (5/11/2018), seorang pejabat Turki mengatakan, Arab Saudi mengirim dua ahli ke Istanbul dengan tujuan khusus untuk menutupi bukti setelah pembunuhan terlaksana.

Baca juga: Saudi Diduga Kirim Ahli Kimia untuk Hilangkan Bukti Kasus Khashoggi

Tunangan Khashoggi, Hatice Cengiz, pun angkat bicara soal dugaan zat asam tersebut.

"Saya tidak dapat mengungkapkan kesedihan saya untuk memahami tentang (tindakan) melarutkan tubuh Anda, Jamal!" tulis Cengiz lewat akun Twitter-nya.

"Mereka membunuh dan mencincang tubuh Anda, merampas (dari) saya dan keluarga Anda untuk melakukan doa pemakaman bagi Anda dan mengubur Anda di Madinah seperti kami diinginkan," tulis Cengiz.

Baca juga: Tunangan: Mereka Mencincang Tubuh Khashoggi, Apa Mereka Manusia?

Seorang pejabat Turki pekan ini mengonfirmasi laporan Sabah bahwa ahli kimia Ahmad Abdulaziz Al Janobi dan ahli toksikologi Khaled Yahya Al Zahrani termasuk di antara tim yang dikirim dari Saudi di tengah penyelidikan atas pembunuhan itu.

Surat kabar itu menyatakan, mereka mengunjungi konsulat setiap hari sejak kedatangan mereka pada 11 Oktober hingga 17 Oktober. Saudi hanya mengizinkan polisi Turki untuk menggeledah gedung pada 15 Oktober.

Baca juga: AS Desak Jasad Khashoggi Segera Dikembalikan ke Keluarga


Editor : Nathania Riris Michico