Muhyiddin Bentuk Koalisi 3 Partai Guna Singkirkan Aliansi Warisan Plus dari Sabah

Arif Budiwinarto ยท Sabtu, 12 September 2020 - 19:52 WIB
 Muhyiddin Bentuk Koalisi 3 Partai Guna Singkirkan Aliansi Warisan Plus dari Sabah

Perdana Menteri (PM) Malaysia, Muhyiddin Yassin, membentuk koalisi 3 partai untuk mengalahkan aliansi Warisan Plus di Sabah. (foto: AFP)

SABAH, iNews.id - Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin, mengumumkan pembentukan koalisi oposisi untuk menantang aliansi Warisan Plus yang memerintah negara bagian Sabah.

Aliansi yang dinamakan Gabungan Rakyat Sabah terdiri dari koalisi Perikatan Nasional (PN) Tan Sri Muhyiddin, Barisan Nasional dan Parti Bersatu Sabah.

Muhyiddin mengatakan koalisi itu telah disepakati oleh para pemimpin partai pada Jumat (11/9/2020) dan menganggap cukup kuat untuk menghadapi pemerintahan Warisan Plus di Sabah yang dipimpin incumbent Menteri Kepala Shafie Apdal.

Dia mengumumkan pembentukan koalisi saat tampil di Tuaran pada Sabtu (12/9/2020) pagi untuk menunjukkan dukungannya kepada politikus Parti Pribumi Bersatu Malaysia, Datuk Seri Hajiji Mohd Noor, untuk mempertahankan kursi kepemimpinan di negara bagian Sulaman.

"Kemarin, kami semua duduk bersama dalam rapat dan mencapai mufakat untuk menamai pakta kami Gabungan Rakyat Sabah," kata Muhyiddin dikutip dari Strait Times.

"Tujuan semua partai berkumpul dan memperebutkan 73 kursi tidak lain adalah menggantikan Warisan Plus sebagai pemerintahan negara bagian periode berikutnya."

"Tidak ada satu pihak pun yang dapat melakukan ini sendiri dan menang. Hanya Gabungan Rakyat Sabah yang dapat bersama-sama membangun pemerintahan yang kuat dan stabil," lanjutnya.

Muhyiddin mengisyaratkan koalisi Gabungan Rakyat akan mengusung Datuk Hajiji sebagai calon menteri utama jika berhasil memenangkan pemilu negara bagian Sabah.

Pengajuan nama kandidat untuk mengisi 73 kursi negara bagian Sabah telah dibuka sejak Sabtu ini, sedangkan hari pemungutan suara ditetapkan pada 26 September mendatang.

Muhyiddin sangat berambisi mampu memenangkan mayoritas suara di Sabah, dengan begitu dia akan memiliki pengaruh yang cukup kuat untuk mengamankan kursi bagi partainya pada pemilihan umum mendatang.

Editor : Arif Budiwinarto