NASA Ganti Nama Jalan untuk Hormati 3 Perempuan Kulit Hitam Ahli Matematika

Anton Suhartono ยท Jumat, 14 Juni 2019 - 06:03 WIB
NASA Ganti Nama Jalan untuk Hormati 3 Perempuan Kulit Hitam Ahli Matematika

Pelang nama jalan Hidden Figures dipasang di depan kantor pusat NASA di Washington (Foto: WTOP)

WASHINGTON, iNews.id - Badan antariksa Amerika Serikat NASA mengubah nama jalan di depan kantor pusat di Washington untuk menghormati tiga perempuan kulit hitam ahli matematika yang berjasa besar dalam program luar angkasa negara itu.

Peran tiga perempuan bernama Katherine Johnson, Dorothy Vaughan, dan Mary Jackson itu sangat jarang ditampilkan ke publik lantaran perbedaan warna kulit, sampai buku dan film tentang sepak terjang mereka berjudul 'Hidden Figures' atau 'Angka Tersembunyi' dirilis.

Namun, nama jalan yang baru tak menggunakan identitas ketiga perempuan tersebut, melainkan diambil dari judul buku atau film 'Hidden Figures'.

Peran ketiga perempuan itu sangat besar bagi penelitian penerbangan luar angkasa dari tahun 1940 hingga 1960-an. Periode itu merupakan masa persiapan bagi AS dalam misi pengiriman manusia pertama ke Bulan.

Mereka hidup dan berperan saat AS berada dalam gejolak pemisahan rasial sehingga peran penting mereka tenggelam begitu saja.

Film 'Hidden Figures' yang rilis pada 2016 diadaptasi dari buku dengan judul yang sama karya penulis Margot Lee Shetterly.

Saat hadir di upacara peresmian nama jalan, Shetterly mengatakan, buku itu disusunnya untuk menghormati kontribusi para individu yang dengan kegigihan dan keberanian mereka mengantarkan manusia ke tempat lebih terhormat.

"Ahli matermatika perempuan ini melakukan banyak penelitian aeronautika dan bidang lainnya jauh sebelum potongan-potongan sirkuit elektronik menjadi fitur penentu kehidupan dan pekerjaan kita," kata Shetterly, dikutip dari AFP, Kamis (13/6/2019).

Pada 2015, Presiden Barack Obama menganugerahkan Johnson, kini berusia 100 tahun, dengan penghargaan sipil tertinggi, Presidential Medal of Freedom atas kontribusinya itu. Sementara Jackson dan Vaughan masing-masing meninggal pada 2005 dan 2008.

NASA pada bulan depan akan merayakan peringatan 50 tahun misi Apollo 11 yang sukses mendaratkan manusia pertama kali ke Bulan.


Editor : Anton Suhartono