Ngeri, Korea Utara Hukum Mati 10 Warga yang Menelepon ke Luar Negeri

Anton Suhartono · Kamis, 24 Juni 2021 - 17:19:00 WIB
Ngeri, Korea Utara Hukum Mati 10 Warga yang Menelepon ke Luar Negeri
Korut dilaporkan mengeksekusi mati 10 warganya karena menelepon ke luar negeri secara ilegal (Foto: Reuters)

LONDON, iNews.id - Otoritas Korea Utara (Korut) dilaporkan mengeksekusi mati setidaknya 10 orang karena menggunakan jaringan telepon seluler China untuk berkomunikasi dengan dunia luar.

Pemimpin Korut Kim Jong Un melarang warganya mengakses jaringan seluler negara tetangga. Tujuannya untuk memblokir akses warga berbicara dengan para pembelot negara yang tinggal di luar negeri serta mengakses informasi dari luar.

Menurut laporan Daily NK Jepang, mengutip keterangan sumber, sekitar 150 warga ditangkap setelah partai berkuasa dan polisi rahasia melakukan tindakan keras terbaru sejak Maret.

Disebutkan, berdasarkan informasi dari seorang sumber di Provinsi Ryanggang yang berbatasan langsung dengan China, petugas terus menggerebek tempat-tempat mencurigakan dan mengeksekusi mati 10 orang di depan umum.

Penangkapan terjadi saat petugas menggelar penyelidikan kasus penyelundupan orang dan barang melintasi perbatasan, pengiriman uang, dan berkomunikasi hubungan dengan pembelot di Korea Selatan.

Warga Korut mengandalkan ponsel selundupan dan kartu SIM untuk bisa berhubungan dengan keluarga dan teman mereka di luar negeri serta untuk mendapatkan bantuan dari dunia luar. 

Sumber lain mengatakan jumlah orang yang ditahan melonjak sejak akhir Mei di tengah kesulitan ekonomi yang melanda negara itu akibat pandemi Covid-19 dan bencana alam. Diperkirakan 150 orang ditangkap di empat provinsi yang berbatasan dengan China hanya dalam waktu 3 pekan. Banyak dari mereka dikirim ke pusat-pusat indoktrinasi politik yang padat sebagai hukuman.

Editor : Anton Suhartono

Halaman : 1 2