Pakar Kesehatan: Event Lari New Delhi Half-Marathon Berpotensi Jadi Ajang Bunuh Diri Massal

Arif Budiwinarto ยท Jumat, 27 November 2020 - 21:06:00 WIB
Pakar Kesehatan: Event Lari New Delhi Half-Marathon Berpotensi Jadi Ajang Bunuh Diri Massal
Pandemi Covid-19 dan buruknya kondisi udara di New Delhi berpotensi menghadirkan potensi gangguan kesehatan bagi peserta event lari Delhi Half-Marathon. (foto: Reuters)

NEW DELHI, iNews.id - Gelaran event lari Delhi Half-Marathon yang akan digelar akhir pekan ini menuai kritikan dari dokter dan pengamat kesehatan terkemuka India. Mereka memperingatkan ajang tersebut tak ubahnya momen bunuh diri massal.

Delhi Half-Marathon yang berlangsung pada Rabu (25/11/2020) dan Minggu (29/11/2020) lusa diikuti oleh sejumlah pelari kenamaan dunia seperti Brigid Kosgei, pemegang rekor dunia marathon putri asal Kenya, serta pelari putra Ethiopia yang sudah dua kali memenangkan event tersebut, Andamlak Belihu.

Selain dua nama kawakan tersebut, ada 47 pelari profesional lain serta ribuan pelari amatir telah mengonfirmasi keikutsertaan dalam kejuaraan lari sejauh 21 kilometer yang digelar secara virtual.

Menyesuaikan dengan situasi pandemi Covid-19, panitia pelaksana menyesuaikan pelaksanaan event dengan cara memberikan kebebasan rute dan waktu lari (Rabu atau Minggu) kemudian memetaka waktu mereka di aplikasi.

Meskipun penyelenggara mengatakan "standar keamanan tingkat tinggi, dengan zona keamanan" telah ditetapkan untuk lintasan lari yang dimulai dari Stadion Jawaharlal Nehru, ajang tersebut tetap memicu risiko kesehatan sangat mengkhawatirkan.

Situasi Delhi mengancam kesehatan pelari

Pasalnya, tingkat infeksi Covid-19 di India masih terbilang tinggi. Data terbaru menunjukkan dalam sehari terdapat lebih dari 44.000 kasus infeksi baru, dan angka kematian per 24 jam mencapai lebih dari 500.

Editor : Arif Budiwinarto