Pemerintah AS Klaim Satukan Hampir 2.000 Anak Imigran dengan Keluarga

Nathania Riris Michico ยท Jumat, 27 Juli 2018 - 10:22 WIB
Pemerintah AS Klaim Satukan Hampir 2.000 Anak Imigran dengan Keluarga

Seorang ibu imigran berjalan bersama dua putrinya menuju ke pelabuhan untuk meminta suaka di AS. (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim telah mempertemukan kembali lebih dari 1.800 anak-anak imigran dengan anggota keluarga mereka.

Angka ini merupakan gabungan dari 1.442 anak yang dipertemukan dengan orangtua mereka di tahanan imigrasi dan 378 lain yang dibebaskan dalam 'kondisi layak'.

Sebanyak 378 anak itu dipertemukan dengan orangtua yang sudah keluar dari tahanan pemerintah, ada pula yang dikirim ke kerabat lain atau teman keluarga, termasuk mereka yang kini berusia di atas 18 tahun.

Baca Juga: Hakim Tolak Keinginan Trump soal Penahanan Jangka Panjang Anak Imigran

Namun, lebih dari 700 anak dinyatakan tidak masuk kriteria untuk bertemu kembali orang tua mereka. Jumlah tersebut mencakup 431 anak yang orangtuanya tidak lagi berada di AS.

Para pejabat AS memisahkan lebih dari 2.500 anak-anak dari orang dewasa yang masuk ke AS tanpa membawa dokumen resmi. Langkah ini ditempuh setelah pemerintah AS menerapkan kebijakan 'zero tolerance' terhadap imigrasi ilegal di perbatasan dengan Meksiko.

Baca Juga: Satukan Orangtua dan 3.000 Anak Imigran, AS Lakukan Tes DNA

Dokumen pengadilan menjabarkan lebih lanjut mengenai 378 anak yang dibebaskan dalam 'kondisi layak'. Jumlah ini mencakup mereka yang bertemu kembali dengan orangtua yang sudah keluar dari tahanan imigrasi, mereka yang dikirim ke kerabat, serta mereka yang berusia di atas 18 tahun.

Disebutkan dari 711 anak yang dinyatakan tidak masuk kriteria, 120 di antara mereka punya orangtua yang mengabaikan reunifikasi.

Baca Juga: 575 Wanita Ditangkap karena Memprotes Kebijakan Imigrasi Trump

Selain itu, puluhan orangtua tetap ditahan karena dianggap ''bendera merah"—merujuk keadaan yang membuat anak-anak mereka berada dalam risiko jika pertemuan dilakukan.

Pada awal Juli, Pemerintahan Trump menyatukan lebih dari 100 anak-anak imigran berusia di bawah lima tahun bersama orangtua mereka, walau melampaui tenggat pengadilan.

Baca Juga: Ibu Negara AS Melania Trump Kunjungi Anak-Anak Imigran di Arizona

Presiden Donald Trump menghentikan pemisahan keluarga pada akhir Juni, setelah foto-foto anak-anak yang terkunci di ruang tahanan dan rekaman suara mereka menangis menimbulkan kecaman publik.

Keluarga anak-anak imigran itu ditahan setelah memasuki AS secara ilegal. Anak-anak dikirim ke berbagai fasilitas perawatan di seluruh AS, sementara orang dewasa ditahan di pusat penahanan atau penjara.

Baca Juga: AS Berupaya Satukan 2.053 Anak Imigran yang Terpisah dari Orangtua


Editor : Nathania Riris Michico