Pencalonan Putri Ubolrata Sebagai PM Guncang Politik Thailand

Nathania Riris Michico ยท Sabtu, 09 Februari 2019 - 14:14 WIB
Pencalonan Putri Ubolrata Sebagai PM Guncang Politik Thailand

Puteri Ubolratana Mahidol melambaikan tangannya kepada publik di luar Grand Palace, Bangkok, Thailand. (Foto: AP).

BANGKOK, iNews.id - Gempa politik muncul di Thailand setelah dinominasikannya Putri Ubolratana Mahidol sebagai kandidat perdana menteri dalam pemilihan Maret mendatang. Hal ini mengubah tradisi Thailand di mana keluarga kerajaan tidak memiliki peran publlik apapun dalam politik.

Para pengamat menyatakan pengumuman mengejutkan ini menghilangkan sama sekali prospek petahana Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha untuk mempertahankan kekuasaannya, yang dia rebut dalam kudeta militer pada 2014.

"Dewan partai setuju bahwa Putri Ubolratana, orang yang berpendidikan dan terampil, adalah pilihan yang paling tepat,” kata ketua partai Thai Raksa Chart, Preechapol Pongpanich, dalam konferensi kemarin, seperti dilaporkan Associated Press, Sabtu (9/2/2019).

BACA JUGA: Kakak Raja Thailand Putri Ubolrata Maju dalam Pemilu Perdana Menteri

Keputusan Ubolratana untuk mencalonkan diri sebagai wakil partai yang berafiliasi dengan Thaksin Shinawatra; yang partainya selalu menang dalam pemilu Thailand sejak 2001 tetapi dua kali digulingkan oleh kudeta militer; menambah lebih banyak intrik.

Gerakan "baju merah" pimpinan pengusaha miliarder di pengasingan itu memiliki jaringan yang kuat di kalangan kubu-kubu politik di kawasan pedesaan.

Namun, mereka dicemooh oleh beberapa faksi elit dan militer Thailand –suatu perpecahan pahit yang memicu gejolak yang hampir tiada henti dalam politik Thailand selama dua dekade ini.

BACA JUGA: Kakaknya Putri Ubolratana Berniat Jadi PM, Raja Thailand: Tidak Pantas

Kuatnya aliansi yang digalang Ubolratana dengan gerakan populis ini didukung pula oleh popularitasnya sebagai putri sulung mendiang Raja Bhumibol Adulyadej yang sangat dihormati.

Dia dikenal dekat dengan adiknya, Maha Vajiralongkorn, yang kemudian menjadi raja setelah mangkatnya ayah mereka pada Oktober 2016 dan dijadwalkan akan dinobatkan pada Mei mendatang, tidak lama setelah pemilu.


Editor : Nathania Riris Michico