Penembakan di Selandia Baru, Masjid di Inggris Dijaga saat Salat Jumat

Anton Suhartono ยท Jumat, 15 Maret 2019 - 20:14 WIB
Penembakan di Selandia Baru, Masjid di Inggris Dijaga saat Salat Jumat

Polisi Inggris menjaga masjid-masjid saat Shalat Jumat pascapenembakan di Selandia Baru (Ilustrasi, Foto: AFP)

LONDON, iNews.id - Kepolisian Inggris berpatroli di masjid-masjid menyusul penembakan yang menewaskan 49 orang di Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019).

Wali Kota London Sadiq Khan serta pejabat pasukan antiteror Kepolisian Metropolitan Inggris mengatakan, pengamanan ini dilakukan untuk memastikan keamanan saat pelaksanaan Salat Jumat.

"Saya ingin menjamin masyarakat muslim di London. Saya telah berhubungan dengan Kepolisian Metropolitan. Akan ada banyak polisi di sekitar masjid hari ini serta pasukan bersenjata, saat warga London melaksanakan salat (Jumat)," ujarnya, dikutip dari AFP.

Kepala pasukan anti-teror Kepolisian Metropolitan Neil Besu mengatakan, petugasnya akan berpatroli ke masjid-masjid.

"Kami akan meningkatkan patroli di sekitar masjid dan mengajak keterlibatan masyarakat dari semua agama, memberikan nasihat tentang bagaimana masyarakat bisa melindungi diri sendiri," kata Besu.

"Bersama dengan intelijen, kami terus memantau berbagai ancaman yang dihadapi, termasuk di sekitar tempat ibadah dan komunitas tertentu di seluruh negeri," ujarnya, lagi.

Kepala Dewan Muslim Inggris (MCB) Harun Khan mengatakan, ada kecemasan di kalangan muslim untuk melaksanakan Shalat Jumat. Kondisi ini tak hanya terkait dengan peristiwa di Selandia Baru.

"Melakukannya (Salat Jumat) dengan kecemasan apakah masjid dan komunitas kami aman dalam menghadapi Islamofobia dan permusuhan terhadap muslim yang tak kunjung padam," ujarnya.

Dua masjid di Newcastle dan Manchester, kata dia, menjadi sasaran aksi vandalisme dengan mencoret simbol-simbol swastika Nazi dalam 2 bulan terakhir.

London sebelumnya telah meningkatkan langkah-langkah keamanan di sekitar masjid setelah serangan teror.

Patroli tambahan dikerahkan setelah usai serangan di Finsbury Park pada 19 Juni 2017.

Pelaku, Darren Osborne, mengendarai van dan menabrakkannya ke pejalan kaki di pusat kesejahteraan muslim dekat Masjid Finsbury Park. Satu orang tewas dan beberapa lainnya luka.

Osborne ditangkap di tempat kejadian dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.


Editor : Anton Suhartono