Penghitungan Suara Pemilu 2019 di China Digelar Terbuka untuk Umum

Nathania Riris Michico ยท Rabu, 17 April 2019 - 14:23 WIB
Penghitungan Suara Pemilu 2019 di China Digelar Terbuka untuk Umum

KBRI Beijing. (FOTO: doc. Facebook/Embassy of the Republic of Indonesia in Beijing)

BEIJING, iNews.id - Penghitungan surat suara Pemilu 2019 di tiga kantor perwakilan Pemerintah RI di China digelar secara terbuka untuk masyarakat umum yang berstatus sebagai warga negara Indonesia (WNI). Penghitungan suara dimulai pada Rabu (17/4/2019).

Untuk waktu pelaksanaan, masing-masing kantor perwakilan RI berbeda. Panitia Pemilu Luar Negeri (PPLN) Beijing memulai penghitungan surat suara pasangan calon presiden-wakil presiden dan calon DPR-RI pada pukul 14.00 waktu setempat (13.00 WIB).

Di halaman Kedutaan Besar RI di Beijing didirikan dua tenda tempat penghitungan surat suara yang bisa disaksikan langsung oleh masyarakat.

Demikian pula dengan PPLN Shanghai yang akan menggelar penghitungan surat suara di Konsulat Jenderal RI setempat pada pukul 14.00 sesuai dengan surat edaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Sementara itu, PPLN Guangzhou yang memulai penghitungan suara pada pukul 09.00 waktu setempat di KJRI Guangzhou.

"Kami lebih awal karena sebagian teman-teman di PPLN dan KPPSLN tidak libur kuliah," kata Ketua PPLN Guangzhou Galant Al Barok, seperti dilaporkan kantor berita Antara.

Meski di Indonesia pada Rabu ini dinyatakan sebagai hari libur, kantor-kantor perwakilan RI, baik pemerintah maupun swasta, di China tetap buka seperti biasa.

Pemungutan suara di China dilakukan dalam tiga metode pilihan, yakni mendatangi tempat pemungutan suara (TPS), kotak suara keliling (KSK), dan pengiriman surat suara melalui pos.

Pemungutan suara di TPS sudah dilangsungkan pada Minggu (14/4), KSK dilakukan dalam rentang 8-14 April 2019, dan pos dikirimkan sejak 17 Maret 2019.

Pemungutan suara di TPS di tiga kantor perwakilan pemerintah RI menghasilkan tingkat partisipasi di atas 90 persen.

Jumlah Daftar Pemilih Tetap di PPLN Beijing sebanyak 2.065 orang, PPLN Shanghai (2.988), dan PPLN Guangzhou (2.682).


Editor : Nathania Riris Michico