Pengiriman Rudal S-400 Buatan Rusia Lanjut Lagi, Turki Abaikan Peringatan AS

Anton Suhartono ยท Minggu, 14 Juli 2019 - 12:06 WIB
Pengiriman Rudal S-400 Buatan Rusia Lanjut Lagi, Turki Abaikan Peringatan AS

Pesawat kargo Antonov dari Rusia tiba di Turki membawa rudal S-400 (Foto: AFP)

ANKARA, iNews.id - Turki mengabaikan peringatan Amerika Serikat (AS) terkait pembelian rudal sistem pertahanan S-400 dari Rusia. Pada Sabtu (13/7/2019), Turki kembali menerima rudal S-400 melalui bandara di dekat ibu kota Ankara.

Kementerian Pertahanan Turki memastikan pengiriman akan terus berlangsung hingga waktu ke depan.

"Pengiriman S-400, Misil Jarak Jauh dan Rudal Sistem Pertahanan dilanjutkan hari ini. Pesawat keempat yang membawa bagian dari S-400 mendarat di Bandara Murted di luar Ankara," bunyi pernyataan kementerian yang dirilis Sabtu, seperti dilaporkan kembali AFP, Minggu (14/7/2019).

AS sejak lama menentang keputusan Turki membeli rudal S-400 karena negara itu masih menjadi anggota NATO. Dikhawatirkan, pengintegrasian S-400 dengan penggunaan jet tempur F-35 buatan AS akan memicu kebocoran rahasia sistem persenjataan.

Seperti diketahui, Turki sudah menerima beberapa unit jet tempur siluman F-35 dari AS, meskipun aksesnya belum diberikan. AS juga menangguhkan kelanjutan pengiriman pesawat tempur canggih itu untuk alasan yang sama.

Anggota Kongres AS berulang kali menentang penjualan F-35 ke Turki, bahkan mengusulkan pemberian sanksi.

"Presiden Erdogan diberi pilihan sangat jelas. Sayangnya, dia membuat pilihan yang salah," kata Eliot Engel dan Michael McFaul, anggota Kongres membidangi hubungan luar negeri, masing-masing dari Partai Demokrat dan Republik.

NATO juga menyampaikan kekhawatiran akan konsekuensi dari pembelian S-400.

Sementara itu Turki menolak peringatan AS. Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu mengatakan kesepakatan dengan Rusia telah dibuat sejak lama dan baru terwujud saat ini.

"Prosesnya terus berlanjut," katanya.


Editor : Anton Suhartono