Perempuan Melahirkan di Luar Angkasa Bisa Terwujud dalam 12 Tahun

Anton Suhartono ยท Rabu, 16 Oktober 2019 - 15:49 WIB
Perempuan Melahirkan di Luar Angkasa Bisa Terwujud dalam 12 Tahun

Persalinan di luar angkasa mungkin terwujud pada 2031 (Foto: AFP)

BERLIN, iNews.id - Bayi pertama lahir di luar angkasa diperkirakan akan terjadi dalam 12 tahun. Para peneliti masih mempelajari kemungkinan perempuan hamil dibawa ke luar angkasa dan bersalin di sana.

Pendiri dan CEO SpaceBorn United, Egbert Edelbroek, mengatakan, tujuan saat ini hanya sebatas menjalankan persalinan di luar angkasa yakni selama 24 hingga 36 jam.

Berbicara saat Kongres Angkasa dan Sains Asgardia the Space Nation di Darmstadt, Jerman, Edelbroek memperkirakan persalinan di luar angkasa akan terjadi pada 2031.

"Untuk saat ini, hanya mungkin di Lower Earth Orbit (LEO), dan bisa terjadi melalui prosedur seleksi yang menyeluruh," katanya, dikutip dari Mirror, Rabu (16/10/2019).

Ada beberapa persyaratan bagi ibu hamil dan staf medis untuk bisa mengikuti program ini, di antaranya memiliki pengalaman terbang dan mampu melawan radiasi alami yang tinggi. Ini mengindikasikan para ibu hamil harus berlatih terbang sebelumnya.

"Anda dapat menginduksi proses persalinan seperti yang mereka lakukan di klinik IVF (bayi tabung)," kata dia, seraya menambahkan ada faktor lain yang patut diperhitungkan seperti fakor alami yakni cuaca atau penundaan dengan peluncuran karena masalah teknis.

Dia menambahkan, program ini juga bisa berlangsung tidak hanya melibatkan satu perempuan hamil.

"Kami mungkin memiliki 30 peserta dan mereka bisa berangkat kapan saja. Tetapi para ahli yang bekerja sama dengan kami percaya, dan saya percaya, tingkat risiko akan lebih rendah daripada rata-rata peluncuran pesawat ala (negara) Barat," ujarnya.

SpaceBorn United juga meneliti kondisi reproduksi manusia di angkasa dan berfokus pada Assisted Reproductive Technology (ART).

Soal target 12 tahun, Edelbroek mengatakan jangka waktu itu bergantung pada pendanaan dan pengembangan di sektor pariwisata antariksa.

"Jika sektor ini dipercepat seperti yang terjadi sekarang, akan ada tempat bagi orang-orang sangat kaya yang tidak siap melakukan pelatihan militer 3 bulan, pergi seperti apa adanya. Akan ada pesawat luar angkasa yang sangat nyaman bagi orang-orang seperti itu," ujarnya

Editor : Anton Suhartono