Pertemuan Trump dan Kim Jong Un Titik Kritis untuk Ciptakan Perdamaian

Anton Suhartono ยท Senin, 11 Februari 2019 - 20:18 WIB
Pertemuan Trump dan Kim Jong Un Titik Kritis untuk Ciptakan Perdamaian

Trump dan Kim saat bertemu di Singapura (Foto: AFP)

SEOUL, iNews.id - Pertemuan kedua Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un dianggap sebagai titik penting dalam menghadirkan perdamaian di Semenanjung Korea, sejak perang tahun 1950-an.

Trump dan Kim akan bertemu di Hanoi, Vietnam, pada 27-28 Februari 2019. Pertemuan keduanya akan fokus membahas kelanjutan denuklirisasi, momok menakutkan tak hanya di kawasan, tapi juga bagi AS.

"Perteman akan menjadi titik balik kritis bagi denuklirisasi menyeluruh di Semenanjung Korea dan proses terciptanya perdamaian," kata Moon, seperti dikutip dari kantor berita Yonhap, Senin (11/2/2019).

Tak hanya itu, lanjut Moon, pertemuan ini menjadi momentum penting bagi dua Korea untuk meningkatkan hubungan.

Sementara itu, bagi Korut, pertemuan ini bisa menjadi pintu gerbang untuk pencabutan sanksi internasional. Sanksi membuat Korut semakin menderita dan terkucilkan dari komunitas internasional. Bahkan, negara sekutu dekatnya China turut mendukung sanksi internasional sebagai imbas dari pengembangan dan uji coba senjata nuklir.

Sementara itu, surat kabar Korsel The Chosunilbo melaporkan, Dewan Keamanan (DK) PBB memberikan keringanan sanksi sehingga bantuan kemanusiaan bisa lebih mudah masuk Korut.

"Ini mungkin langkah yang disengaja oleh AS, selaku anggota tetap (DK PBB), untuk membujuk Korut agar menghentikan program nuklirnya," bunyi laporan surat kabar.


Editor : Anton Suhartono