PM Mongolia Mundur Setelah Didemo Warga soal Pelayanan Ibu Melahirkan Positif Covid-19

Anton Suhartono ยท Jumat, 22 Januari 2021 - 15:24:00 WIB
PM Mongolia Mundur Setelah Didemo Warga soal Pelayanan Ibu Melahirkan Positif Covid-19
Ukhnaagiin Khurelsukh (Foto: Reuters)

ULAN BATOR, iNews.id - Perdana Menteri Mongolia Ukhnaagiin Khurelsukh mengundurkan diri, Kamis (21/1/2021), terkait penanganan rumah sakit terhadap seorang ibu melahirkan yang dirawat karena positif Covid-19.

Unjuk rasa pecah di Ibu Kota Ulan Bator pada Rabu (20/1/2021) setelah tayangan televisi menunjukkan seorang perempuan yang baru melahirkan, sambil menggendong bayinya, dibawa petugas dari bangsal persalinan ke ruang khusus untuk pasien Covid-19. Perlakuan rumah sakit terhadap perempuan yang masih dalam kondisi lemah itu dianggap tak layak yang memicu protes keras.

Insiden ini juga terjadi di tengah persaingan yang sudah berlangsung lama antara Khurelsukh, politikus partai berkuasa di parlemen Partai Rakyat Mongilia, dengan lawan politiknya dari Partai Demokrat, Presiden Khaltmaagiin Battulga.

Khurelsukh menuduh Presiden Battulga membayar massa untuk berunjuk rasa mengkritisi penanganan terhadap perempuan itu.

Dia akan mencalonkan diri sebagai presiden, melawan Battulga, dalam pemilu yang berlangsung pada Juni. Namun Khurelsukh harus bersaing ketat dengan dua politisi separtainya yakni seorang pengusaha kaya dan mantan perdana menteri Batbold Sukhbaatar.

“Presiden Battulga memolitisasi dan mendanai demonstrasi sehingga saya tidak memercayainya lagi. Saya membuat keputusan ini (mundur) untuk mencegah kerusuhan dan kekacauan yang mungkin disebabkan penyalahgunaan kepercayaan dan hasutan masyarakat," kata Khurelsukh, dikutip dari Associated Press, Jumat (22/1/2021).

Editor : Anton Suhartono

Halaman : 1 2