Polisi Tembakkan Gas Air Mata dan Meriam Air ke Pengunjuk Rasa, 8 Tewas 

Umaya Khusniah · Jumat, 01 Juli 2022 - 11:34:00 WIB
Polisi Tembakkan Gas Air Mata dan Meriam Air ke Pengunjuk Rasa, 8 Tewas 
Warga Sudan menggelar aksi protes pengambilalihan militer di negara itu. (Foto: Reuters)

KHARTOUM, iNews.id - Delapan orang tewas ditembak di Sudan saat aksi unjuk rasa menentang kepemimpinan militer yang merebut kekuasaan delapan bulan lalu. Petugas juga menembakkan gas air mata dan meriam air ke arah demonstran. 

Aksi unjuk rasa digelar pada Kamis (30/6/2022). Massa tampak makin bertambah pada sore jari dan berbaris menuju istana presiden.

Diperkirakan, kerumunan massa di Khartoum, Omdurman dan Bahri kemarin  setidaknya mencapai puluhan ribu. Ini merupakan aksi unjuk rasa dengan jumlah massa terbesar selama berbulan-bulan. 

Di Omdurman, saksi mata melaporkan pasukan keamanan gas air mata dan tembakan untuk mencegah pengunjuk rasa menyeberang ke Khartoum. Namun tetap ada massa yang berhasil menyeberang.

Protes di ibu kota dan kota-kota lain menandai ulang tahun ketiga demonstrasi besar-besaran selama pemberontakan yang menggulingkan penguasa otokratis lama Omar al-Bashir. Penggulingan itu juga menyebabkan pengaturan pembagian kekuasaan antara kelompok sipil dan militer.

Oktober lalu, militer yang dipimpin oleh Jenderal Abdel Fattah al-Burhan menggulingkan pemerintah transisi. Hal itu memicu unjuk rasa menuntut tentara mundur dari politik.

Editor : Umaya Khusniah

Halaman : 1 2

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda