Prancis Buat Sayembara Global demi Bangun Puncak Menara Notre Dame

Nathania Riris Michico ยท Rabu, 17 April 2019 - 18:52 WIB
Prancis Buat Sayembara Global demi Bangun Puncak Menara Notre Dame

Api melalap puncak menara Katedral Notre Dame di Paris. (FOTO: Benoit Tessier/Reuters)

PARIS, iNews.id - Prancis akan mengundang para arsitek dari seluruh dunia untuk mengajukan desain dalam rangka membangun kembali puncak menara Katedral Notre Dame yang hancur akibat dilalap api. Hal itu diungkapkan Perdana Menteri Edouard Philippe, Rabu (17/4/2019).

"Tujuannya untuk memberi Notre Dame menara baru yang sesuai dengan teknik dan tantangan zaman kita," kata Philippe, dalam konferensi pers di Paris, seperti dilaporkan AFP.

Sehari sebelumnya, Presiden Emmanuel Macron berjanji akan membangun kembali katedral itu, bahkan dengan bentuk yang indah, dalam waktu lima tahun.

BACA JUGA: 

Kebakaran Luluhlantakkan Katedral Bersejarah Notre Dame di Paris

Macron: Pembangunan Ulang Katedral Notre Dame Butuh Waktu 5 Tahun

Ribuan warga Paris dan wisatawan menyaksikan dengan ngeri ketika api menelan monumen yang melambangkan Paris selama hampir satu milenium itu pada pada Senin (15/4). Api menumbangkan puncak menara dan menghancurkan sebagian besar atap.

BACA JUGA: 

Sejarah dan Fakta Katedral Notre Dame, Didatangi 30.000 Turis per Hari

Pemadam Paris Berhasil Selamatkan Artefak dan Menara Utama Notre Dame

Tidak lama setelah petugas pemadam kebakaran memadamkan api, sumbangan internasional untuk membangun kembali bangunan bersejarah itu mulai mengalir.

Dalam 24 jam, sumbangan yang terkumpul mencapai lebih dari 800 juta euro 900. Mereka yang menyumbang antara lain para tokoh bisnis dan perusahaan Prancis; mereka berlomba-lomba untuk mengalahkan kemurahan hati satu sama lain.

Pada Selasa malam, Macron berjanji dalam lima tahun bangunan itu akan selesai diperbaiki dengan wujud yang lebih indah.

BACA JUGA: 

Pascakebakaran, Warga Paris dan Turis Berbondong-bondong ke Notre Dame

Notre Dame Terbakar, Paus Ucapkan Terima Kasih ke Petugas Damkar Paris

"Kami akan membangun kembali katedral dengan lebih indah dan saya ingin pekerjaan itu selesai dalam waktu lima tahun," kata Macron.

Tembok, menara lonceng, dan jendela kaca patri yang sangat terkenal di objek wisata Prancis yang paling banyak dikunjungi itu tetap utuh.

Hingga kini para penyelidik masih berupaya menemukan penyebab kebakaran. Kesimpulan awal menyebut kecelakaan yang tidak sengaja memicu kebakaran.

Polisi sudah berbicara dengan sekitar 30 orang dari lima perusahaan konstruksi yang berbeda.


Editor : Nathania Riris Michico