Prancis Sebut Dunia Lebih Berbahaya Setelah AS Bunuh Jenderal Pasukan Elite Iran

Nathania Riris Michico ยท Jumat, 03 Januari 2020 - 15:53 WIB
Prancis Sebut Dunia Lebih Berbahaya Setelah AS Bunuh Jenderal Pasukan Elite Iran

Ilustrasi bendera Iran dan AS.

PARIS, iNews.id - Tewasnya komandan pasukan elite Quds, Garda Revolusi, Qasem Soleimani, dalam serangan udara Amerika Serikat (AS) membuat dunia lebih berbahaya. Hal itu disampaikan Menteri Prancis untuk Eropa, Amelie de Montchalin, Jumat (3/1/2020).

Dia menyerukan upaya mengurangi konflik yang semakin dalam di Timur Tengah.

"Kami bangun di dunia yang lebih berbahaya," kata de Montchalin, kepada radio RTL.

Dia menyebut Presiden Emmanuel Macron akan segera berkonsultasi dengan para pejabat di kawasan itu.

Amerika Serikat (AS) mengonfirmasi bahwa pihaknya bertanggung jawab atas serangan udara Jumat pagi yang menewaskan Soleimani di Baghdad.

"Dalam operasi seperti itu, ketika kita dapat melihat eskalasi sedang berlangsung, tetapi yang kita inginkan di atas segalanya adalah stabilitas dan de-eskalasi," kata Montchalin.

"Semua upaya Prancis di semua bagian dunia bertujuan memastikan bahwa kami menciptakan kondisi perdamaian atau setidaknya stabilitas," ujar dia.

"Peran kami bukan untuk memihak, tetapi untuk berbicara dengan semua orang," kata Montchalin, menegaskan.


Editor : Nathania Riris Michico