Pria Ini Tewas Setelah Terjun ke Sumber Air Panas demi Selamatkan Anjing

Anton Suhartono ยท Sabtu, 25 Juli 2020 - 20:14 WIB
Pria Ini Tewas Setelah Terjun ke Sumber Air Panas demi Selamatkan Anjing

Pablo Fustec (Foto: AP)

MEXICO CITY, iNews.id - Seorang pria di Meksiko tewas setelah meloncat ke sumber air panas yang mendidih di pegunungan untuk menyelamatkan anjingnya yang tercebur. Anjing peliharaan juga ikut mati dengan luka bakar di sekujur tubuh.

Korban, Pablo Fustec (32), berniat menyelamatkan anjing peliharaan bernama Sasha saat mereka jalan-jalan di pegunungan pada bulan lalu.

Adik Pablo, Sophie, mengatakan, kakak dan rekannya Ramos sedang jalan-jalan bersama tiga anjing mereka di Gunung Zinapecuaro, Negara Bagian Michoacan. Di perjalanan, Sasha tercebur ke sumber air panas, memaksa Pablo untuk melompat ke air demi menyelamatkan anjing jantan itu.

Sasha tak berhasil diselamatkan, sementara Pablo berhasil memanjat keluar dari sumber air dengan luka bakar yang parah.

Ramos lalu menggendong kakaknya selama 40 menit sampai mereka ditolong ambulans. Kakaknya menderita luka bakar lebih dari 70 persen serta syok. Karena kondisinya terus memburuk, korban dipindah ke rumah sakit di Mexico City. Pablo meninggal pada 5 Juli atau sehari setelah operasi pertamanya.

Pria berkewarganegaraan ganda, Meksiko dan Prancis, itu mengadopsi dua anjing Great Dane hitam dan putih yang telantar di jalanan Mexico City usai gempa bumi yang menewaskan ratusan orang pada September 2017.

"Ini aksi yang ekstrem. Anjing-anjing itu sudah seperti bayinya," kata Sophie dari Paris, seperti dikutip dari Associated Press, Sabtu (25/7/2020).

Sophie mengatakan, kakaknya dikenal sangat perhatian kepada siapa pun. Tindakan yang sama juga akan dilakukan bila yang tercebur orang lain.

Pablo berada di Meksiko juga untuk tujuan mulia, yakni mengerahkan kemampuannya sebagai seniman teater sekaligus arsitek untuk membantu para narapidana agar bisa produktif setelah kembali ke masyarakat.

Abu jenazah Pablo akan dimakamkan di Argenteuil, pinggiran Paris, pada Minggu (26/7/2020). Kisah Pablo Fustec menjadi viral setelah diunggah ke media sosial.

Editor : Anton Suhartono