Protes soal Yerusalem, 4 Warga Palestina Tewas akibat Serangan Israel

Anton Suhartono ยท Sabtu, 09 Desember 2017 - 17:44 WIB
Protes soal Yerusalem, 4 Warga Palestina Tewas akibat Serangan Israel

Seorang pria Gaza melihat apartemennya yang hancur akibat serangan udara Israel (Foto: Reuters)

GAZA, iNews.id – Hingga Sabtu (9/12/2017) sore, empat warga Palestina tewas dalam serangan Israel. Mereka berdemonstrasi menentang pengakuan sepihak Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Sumber dari pihak Hamas menyatakan dua orang tewas dalam serangan udara Israel di Jalur Gaza hari ini. Para korban merupakan pejuang Hamas.

Dua korban lainnya tewas pada Jumat 8 Desember dalam bentrokan di perbatasan Gaza dengan Israel. Bentrokan itu juga menyebabkan ratusan orang luka, termasuk di Tepi Barat.

Israel mengklaim serangan udara itu merupakan respons atas roket yang ditembakkan dari Gaza. Sebelumnya disebutkan bahwa roket itu milik gerakan perlawanan Brigade Al Tawhid. Namun karena Gaza dikuasai Hamas, pasukan Israel menganggap serangan itu diluncurkan oleh Hamas.

"IAF (Angkatan Udara Israel) menyerang empat fasilitas milik Hamas di Jalur Gaza, di antaranya dua pabrik senjata dan sebuah gudang senjata," demikian pernyataan militer Israel, dikutip dari Reuters.

Hamas menyerukan gerakan perlawanan atau aksi intifada terhadap Israel setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Yerusalem adalah ibu kota Israel pada Rabu lalu.

"Kita sudah seharusnya melakukan perlawanan ke wajah musuh Zionis," kata pemimpin Hamas, Ismail Haniya.

Dia juga meminta umat Islam di seluruh dunia melakukan demonstrasi 'hari kemarahan' pada Jumat 8 Desember 2017, menentang keputusan sepihak AS. "Biar 8 Desember menjadi hari pertama perlawanan melawan penjajah," ujar Haniya.

Hamas merupakan salah satu faksi perlawanan Palestina terbesar, selain Fatah. Organisasi yang didirikan oleh Seikh Ahmad Yasin ini kini mengendalikan Jalur Gaza.

Editor : Anton Suhartono