Puluhan Warga Palestina Luka dalam Bentrokan dengan Tentara Israel

Anton Suhartono ยท Sabtu, 18 Juli 2020 - 15:03 WIB
Puluhan Warga Palestina Luka dalam Bentrokan dengan Tentara Israel

Puluhan warga Palestina luka dalam bentrokan dengan tentara Israel di Naablus saat berdemonstrasi menolak pencaplokan Tepi Barat (Foto: AFP)

TEPI BARAT, iNews.id - Puluhan warga Palestina mengalami luka dalam bentrokan dengan tentara Israel, Jumat (17/7/2020). Mereka berunjuk rasa di pinggiran Kota Nablus untuk menentang rencana pencaplokan Tepi Barat oleh pemerintahan Benjamin Netanyahu.

Beberapa sumber medis Palestina menyebut, tentara Israel menembakkan peluru karet dan gas air mata untuk membubarkan para pengunjuk rasa.

Para korban umumnya mengalami luka tembak peluru karet serta sesak napas akibat menghirup gas air mata.

Warga Palestina rutin menggelar demonstrasi setiap pekan di bawah kelompok Komisi Nasional untuk Perlawananan Tembok dan Permukiman (NCRWS), setelah pemerintahan Benjamin Netanyahu mengumumkan rencana pencaplokan sepertiga wilayah Tepi Barat.

Rencana Netanyahu itu sejalan dengan usulan proposal perdamaian yang digagas pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahwa Israel berhak atas wilayah Tepi Barat, keputusan yang bertentangan dengan hukum internasional.

Ketua komisi Walid Assaf, dikutip dari Xinhua, Sabtu (18/7/2020), mengatakan, demonstrasi pada Jumat berlangsung damai, namun dibubarkan tentara Israel menggunakan senjata.

Mereka menentang keputusan Israel membangun pos permukiman di puncak Gunung Ebal, Nablus.

Di Jalur Gaza, kelompok perlawanan Jihad Islam menggelar pawai menolak rencana Israel untuk mencaplok di Tepi Barat serta kebijakan-kebijakan Israel di Yerusalem Timur.

Pemimpin Jihad Islam Khader Habib memperingatkan Israel untuk tidak menutup Gerbang Al Rahma di Yerusalem Timur, apalagi mengubahnya jadi sinagog.

Editor : Anton Suhartono