Remdesivir Semakin Populer Obati Pasien Covid-19, Korsel Ikut Gunakan

Anton Suhartono ยท Rabu, 03 Juni 2020 - 14:22 WIB
Remdesivir Semakin Populer Obati Pasien Covid-19, Korsel Ikut Gunakan

Korsel setujui penggunaan remdesivir untuk obati pasien Covid-19 (Foto: AFP)

SEOUL, iNews.id - Korea Selatan menyusul negara-negara lain menggunakan remdesivir sebagai obat bagi orang terinfeksi virus corona.

Pemerintah Korsel, Rabu (23/6/2020), mengeluarkan kebijakan darurat untuk penggunaan serta membuka izin impor.

Sebelum Korsel, Amerika Serikat mengizinkan penggunaan darurat remdesivir di rumah sakit sejak awal Mei, diikuti kemudian oleh Jepang. Negara-negara Eropa sedang mempertimbangkan hal serupa.

Hasil evaluasi otoritas pengawas obat dan makanan Korsel menyebutkan, remdesivir terbukti memiliki manfaat klinis dalam memangkas waktu pemulihan pasien.

Dengan begitu, Korsel akan bekerja sama dengan produsen remdesivir Gilead Sciences untuk mempercepat pengiriman pertama.

Penelitian terhadap lebih dari 1.000 pasien di 10 negara yang dilakukan Institut Alergi dan Penyakit Menular AS mengungkap suntikan remdesivir secara intravena setiap hari selama 10 hari bisa mempercepat penyembuhan pasien, dibandingkan dengan plasebo.

Korsel merupakan salah satu negara pertama yang mengalami wabah Covid-19 di luar China.

Negara itu dianggap berhasil membendung pencegahan kasus virus corona meskipun ditemukan beberapa cluster penularan melibatkan ribuah penderita. Rahasianya Korsel memegang teguh praktik lacak, tes, dan rawat.

Selain itu warga Korsel terkenal disiplin menerapkan protokol kesehatan, seperti diam di rumah, mengenakan masker, dan menjaga jarak di tempat umum.

Meski demikian Korsel dihadapkan pada gelombang kedua wabah, setelah pencabutan lockdown. Bahkan pemerintah menganggap new normal gagal dan menerapkan kembali pembatasan.

Sejauh ini Korsel melaporkan 11.590 kasus, sebanyak 273 di antaranya meninggal. Lebih dari 800 pasien masih dalam perawatan dan pemantauan.

Editor : Anton Suhartono