Rusak Patung Hindu, Perempuan Bahrain Bakal Diadili atas Tuduhan Penistaan Agama

Arif Budiwinarto ยท Selasa, 18 Agustus 2020 - 07:13 WIB
Rusak Patung Hindu, Perempuan Bahrain Bakal Diadili atas Tuduhan Penistaan Agama

Patung Ganesha simbol agama Hindu. (foto: ist)

JUFFAIR, iNews.id - Seorang perempuan di Bahrain ditangkap atas tuduhan penistaan agama. Untuk mempertanggungjawabkan tindakannya, perempuan itu akan menghadapi pengadilan.

Kementerian Dalam Negeri Bahrain dalam keterangan resminya menyatakan perempuan berusia 54 tahun bersalah karena merusak simbol-simbol agama Hindu dengan sengaja dan secara terbuka menghinanya.

Tindakan penistaan perempuan yang namanya dirahasiakan itu diketahui setelah video yang diunggah warganet ke media sosial viral. Dalam tayangan video memperlihatkan dia "sengaja merusak toko dan menghancurkan patung-patung yang identik dengan agama Hindu di daerah Juffair di Manama ibu kota Bahrain.

Setelah ditangkap, jaksa penuntut umum mengeluarkan pernyataan bahwa perempuan itu mengaku telah merusak patung-patung itu dan didakwa dengan berbagai tuduhan kriminal merusak dan menghina simbol agama.

Perempuan itu akan menghadapi pengadilan untuk mempertanggungjawabkan tindakannya itu. Namun, belum diketahui tanggal pasti peradilan tersebut dimulai.

Insiden itu memicu kecaman luas di media sosial. Penasihat Raja dan Mantan Luar Negeri Bahrain, Sheikh Khalid al-Khalifa, mengatakan tindakan wanita itu tidak dapat diterima.

"Penghancuran simbol agama bukanlah sifat dasar masyarakat Bahrain. Ini adalah kejahatan, kebencian dan tidak dapat diterima," demikian tweet-nya dikutip dari Al-Arabiya, Selasa (18/8/2020).

"Di sini, semua agama, sekte, dan orang hidup berdampingan," lanjutnya.

Editor : Arif Budiwinarto