Rusia Klaim Tewaskan 1.700 Tentara Ukraina dalam 2 Hari, Tembak Jatuh 4 Jet Tempur

Anton Suhartono ยท Rabu, 31 Agustus 2022 - 22:00:00 WIB
Rusia Klaim Tewaskan 1.700 Tentara Ukraina dalam 2 Hari, Tembak Jatuh 4 Jet Tempur
Kemhan Rusia menyebut 1.700 tentara Ukraina tewas dalam serangan 2 hari (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia berupaya membungkam Ukraina soal keberhasilan serangan di semua front timur dan selatan terhadap pasukannya. Dalam pernyataan, Rabu (31/8/2022), Kemhan menyebut Ukraina justru kehilangan sekitar 1.700 tentara selama 2 hari penyerbuan.

Disebutkan tentara Ukraina kehilangan banyak prajurit dalam upaya untuk melanjutkan serangan balasan di Nikolayev-Kryvoi Rog serta wilayah lain.

“Selama 2 hari serangan yang gagal terhadap Nikolayev-Krivoy Rog dan target lainnya, tentara Ukraina kehilangan 4 jet tempur, yakni dua Su-25, satu Su-24, dan satu MiG-29," bunyi pernyataan, dikutip dari Sputnik.

Selain itu, lanjut Kemhan Rusia, pasukannya menembak jatuh tiga helikopter Mi-8 serta menghancurkan 63 tank dan 59 kendaraan tempur infanteri. Belum cukup, 48 kendaraan lapis baja lainnya dan 14 truk pembawa senapan mesin kaliber besar, juga dihancurkan.

Selain itu pasukan Rusia juga disebut melumat Brigade Bermotor ke-57 Angkatan Darat Ukraina yakni di dekat Desa Sukhoy Stavok.

Sebelumnya Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkap kemajuan yang diraih tentaranya, yakni berhasil menyerang posisi Rusia di semua front atau garis depan. Menggunakan senjata canggih bantuan Barat, Ukraina mengklaim berhasil merebut kembali wilayah di selatan yang sebelumnya dikuasai Rusia.

"Keterlibatan aktif militer sekarang terjadi di seluruh garis depan: di selatan, di wilayah Kharkiv, di Donbass," kata Zelensky.

Tayangan video di media sosial menunjukkan tentara Ukraina mungkin telah merebut kembali beberapa desa serta menghancurkan beberapa target Rusia di selatan.

Ukraina memandang perebutan kembali wilayah itu sebagai hal penting guna mencegah upaya Rusia untuk menjangkau lebih banyak wilayah jauh ke barat. Kemajuan pasukan Rusia pada akhirnya bisa memutus akses ke Laut Hitam.

Editor : Anton Suhartono

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda