Rusia-Ukraina Kian Menegang, AS Kirim Kapal Perang ke Laut Hitam

Nathania Riris Michico ยท Kamis, 06 Desember 2018 - 11:22 WIB
Rusia-Ukraina Kian Menegang, AS Kirim Kapal Perang ke Laut Hitam

Kapal perang USS MCCampbell (DDG-85). (Foto: US Navy)

WASHINGTON, iNews.id - Militer Amerika Serikat (AS) mengirim sebuah kapal perang tipe perusak ke lepas pantai Rusia, Laut Hitam. Langkah AS ini dilakukan di tengah hubungan Rusia dan Ukraina yang menegang.

Kapal USS McCampbell (DDG-85) sedang menuju ke perairan di dekat Armada Pasifik Vladiostok. Ini merupakan misi pertama kapal tersebut sejak Perang Dingin berakhir.

Kapal-kapal AS lainnya juga direncanakan segera menyusul ke Laut Hitam.

"USS MCCampbell (DDG-85) menuju ke sekitar Peter the Great Bay untuk menantang klaim maritim berlebihan Rusia dan menjunjung tinggi hak, kebebasan, dan penggunaan sah dari laut yang dinikmati oleh AS dan yang lainnya," kata juru bicara Armada Pasifik AS, Letnan Rachel McMarr, seperti dilaporkan CNN, Kamis (6/12/2018).

Baca juga: Ketegangan Meningkat, Rusia Tembak dan Tahan 3 Kapal Ukraina

Angkatan Laut AS menyebut misi kapal perang itu sebagai misi Freedom of Navigation Operation (FONOP). Terakhir kali FONOP dilakukan di wilayah ini pada 1987, yakni pada puncak ketegangan Perang Dingin AS dengan Uni Soviet.

Pada Rabu (5/12/2018), kapal USS McCampbell yang dilengkapi peluru kendali (rudal) melintas di dekat perairan yang disengketakan antara Rusia dan Jepang di Laut Jepang. Aksi kapal itu berpotensi membuat Rusia jengkel.

"Operasi-operasi ini menunjukkan Amerika Serikat akan terbang, berlayar, dan beroperasi di mana pun hukum internasional mengizinkan," kata McMarr.

Baca juga: 3 Kapalnya Diserang Rusia, Ukraina Berlakukan Hukum Darurat Perang

"Itu benar di Laut Jepang, seperti di tempat lain di seluruh dunia."

CNN melaporkan, Kementerian Luar Negeri AS juga sudah memberi tahu Turki tentang niat mengirim kapal perang melalui Bosporus dan Dardanelles. Sesuai Konvensi Montreux 1936, negara-negara yang tidak berbatasan dengan Laut Hitam wajib melakukan pemberitahuan 15 hari sebelum kapal perang masuk ke kawasan itu.

Perjanjian 1936 juga membatasi kehadiran kapal dari negara-negara yang tidak berbatasan dengan Laut Hitam hingga maksimal 21 hari. Terakhir kali, kapal AS singgah di wilayah itu pada Oktober.

Baca juga: Kutuk Penangkapan Kapal Ukraina, AS: Tindakan Rusia Keterlaluan

Seorang pejabat AS yang tak disebutkan namanya berbicara kepada CNN, pengiriman kapal perang USS McCampbell sejatinya tanggapan atas bentrok kapal militer Rusia dan Ukraina di Selat Kerch bulan lalu.

Selat itu menghubungkan Laut Azov ke Laut Hitam.

"Kami secara rutin melakukan operasi untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas di seluruh wilayah operasi Armada ke-6 AS untuk memasuki perairan internasional dan ruang udara Laut Hitam," kata juru bicara komandan kapal tersebut, Kyle Raines.

Baca juga: Demi Tekan Rusia, Ukraina Minta NATO Kirim Kapal Perang ke Laut Azov


Editor : Nathania Riris Michico