Saudi Penggal 37 Terpidana Teroris, 1 Korban Dipertontonkan untuk Umum

Nathania Riris Michico ยท Rabu, 24 April 2019 - 09:56 WIB
Saudi Penggal 37 Terpidana Teroris, 1 Korban Dipertontonkan untuk Umum

Ilustrasi eksekusi mati. (FOTO: REUTERS)

RIYADH, iNews.id - Arab Saudi menghukum mati 37 warganya dalam eksekusi massal di berbagai penjuru negeri, Selasa (23/4). Mereka yang dipenggal disebut bersalah atas berbagai kejahatan terkait terorisme.

Dilaporkan kantor berita Associated Press, Rabu (24/4/2019), Saudi menyebut salah satu tubuh dan kepala ditancapkan dan dipamerkan di hadapan khalayak sebagai peringatan.

Eksekusi ini diklaim sebagai pemenggalan terbanyak dalam sehari di Arab Saudi, sejak eksekusi 2 Januari 2016, ketika kerajaan tersebut menghukum mati 47 orang.

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menyatakan eksekusi dilakukan menggunakan Hukum Islam.

Mereka juga menyatakan bahwa salah satu tubuh lelaki yang dieksekusi, Khaled bin Abdel Karim al-Tuwaijri, ditancapkan di tiang dan dipamerkan selama beberapa jam.

"Itu cara yang ampuh untuk efek jera," demikian pernyataan pemerintah.

"Mereka yang dieksekusi mengadopsi ideologi ekstremis dan membentuk sel teroris dengan tujuan menyebarkan kekacauan," demikian pernyataan kemneterian dalam negeri Arab Saudi.

Terpidana yang dipenggal disebut terbukti menyerang instalasi keamanan menggunakan bahan peledak, membunuh berbagai pejabat keamanan, dan bekerja sama dengan organisasi yang bertentangan dengan kepentingan pemerintah.

Sejumlah analis pro-pemerintah Arab Saudi mengklaim eksekusi itu menjadi bukti bahwa pemerintahan tidak segan-segan menghukum warganya sendiri yang berusaha mengganggu keamanan kerajaan.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan media pemerintah, eksekusi dilakukan di Riyadh, Makkah, Medinah, Asir, dan Qassim, yang merupakan wilayah komunitas warga Syi’ah. Warga Islam Sunni juga disebut sebagai yang dieksekusi.

Eksekusi itu membuat jumlah orang yang sudah dihukum mati di Arab Saudi sejak awal tahun 2019 menjadi 95 orang.

Tahun lalu, kerajaan di Timur Tengah itu mengeksekusi 125 orang. Mayoritas di antaranya adalah penyelundup narkoba.

Di Saudi, eksekusi mati biasanya dilakukan setelah salat Dzuhur. Tubuh mereka yang dieksekusi biasanya dipertontonkan kepada publik selama tiga jam, hingga jelang salat Ashar.


Editor : Nathania Riris Michico