Seperti Jakarta, Ini Kota-Kota Besar di Dunia yang Alami Mati Listrik Terparah

Nathania Riris Michico ยท Senin, 05 Agustus 2019 - 10:37:00 WIB
Seperti Jakarta, Ini Kota-Kota Besar di Dunia yang Alami Mati Listrik Terparah
Ilustrasi listrik padam di Paris. (FOTO: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Mati listrik melanda wilayah Jabodetabek dan sekitar selama berjam-jam, Minggu (4/8/2019). Menurut Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama PT PLN (Persero), Sripeni Intan Cahyani, terputusnya pasokan listrik disebabkan gangguan pada sirkuit pertama di saluran udara Ungaran (Jawa Tengah) pada pukul 11.45 WIB kemarin.

Selain Jakarta, kota-kota besar di dunia juga pernah mengalami mati listrik. Berikut beberapa kota besar dunia yang pernah dilanda mati listrik seperti Jakarta, seperti dirangkum iNews.id.

1. New York, AS

Pemadaman listrik melanda wilayah Manhattan, New York, Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (13/7/2019). Pemicunya diduga ada ledakan trafo.

Pemadaman terjadi pada pukul 18.47 waktu setempat. Menurut AFP, Wali Kota New York, Bill de Blasio mengatakan pemadaman itu disebabkan oleh 'manhole fire'.

Akibat listrik padam Manhattan dan seluruh New York pun mendadak gelap gulita. Insiden ini berakibat terganggunya jalur kereta bawah tanah, pertokoan, dan teater Broadway.

Setidaknya 73.000 rumah dan bisnis di Manhattan kehilangan aliran listrik akibat pemadaman itu.

Pemadaman itu menyebabkan Teater Broadway dilanda kegelapan, kereta bawah tanah terhenti, dan papan iklan di Times Square mati. Arus lalu lintas pun lumpuh akibat pemadaman yang terjadi selama berjam-jam itu.

Di media sosial, puluhan warganet memposting foto stasiun kereta bawah tanah diselimuti kegelapan. Tak hanya itu, pemadam kebakaran juga mengatakan merespon sejumlah permintaan bantuan untuk orang yang terjebak di lift.

Pemadaman ini terjadi 42 tahun sejak pemadaman besar pada 1970-an yang memicu penjarahan dan kerusuhan di kota terpadat di AS.

2. Caracas, Venezuela

Sebagian besar wilayah ibu kota Venezuela, Venezuela, gelap gulita pada Kamis (7/3/2019) malam setelah dilanda pemadalam listrik besar-besaran. Pemerintahan Presiden Nicolas Maduro menyalahkan adanya sabotase pada bendungan pembangkit listrik tenaga air yang menjadi sumber listrik negara.

Pemadaman menyebabkan kereta metro tak dapat beroperasi, dan layanan telepon serta internet mati. Hal ini memicu kekhawatiran, sebab salah satu kota paling berbahaya di dunia adalah Caracas, yang jalan-jalannya biasanya sepi setelah gelap.

Laporan pers setempat menyebut pemadaman listrik memengaruhi sebagian besar negara dan terjadi hingga sepekan. Hal ini memicu kekacauan meluas di Venezuela.

Selain itu, akibat pemadaman, kerumunan warga membanjiri jalan utama Caracas. Banyak orang yang marah dan mengeluh harus berjalan selama beberapa jam menuju rumah mereka karena beberapa bus di jalanan penuh dan sistem kereta api bawah tanah kota ditutup.

Media lokal dan pengguna Twitter melaporkan bahwa pemadaman itu mempengaruhi Caracas serta 15 dari 23 negara bagian. Seorang reporter televisi pemerintah menyebutnya sebagai "pemadaman nasional."

Selang beberapa bulan kemudian, 14 negara bagian Venezuela, termasuk Caracas, kembali gelap gulita akibat pemadaman listrik besar-besaran pada Senin (22/7/2019). Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan pemadaman yang menjerumuskan negara itu ke dalam kekacauan seperti yang terjadi pada Maret.

Pemadaman listrik menyebabkan lampu lalu lintas mati dan kereta bawah tanah tak beroperasi saat jam sibuk. Perusahaan listrik milik negara, CORPOELEC, melaporkan gangguan memengaruhi hampir semua sektor di Caracas.

3. Singapura

Singapura gelap gulita akibat listrik padam pada Selasa (18/9/2018). Matinya aliran listrik ini berlangsung selama sekitar 38 menit.

Namun, kendati berlangsung singkat, insiden itu disebut sebagai yang terburuk dalam 14 tahun terakhir. Menurut laporan Channel News Asia, listrik padam sejak 01.18 dini hari di wilayah Jurong dan Woodland, hingga Ang Mo Kio dan Bedok.

Perusahaan utilitas energi SP Group menyampaikan permintaan maaf di Twitter atas peristiwa tersebut. Dalam pernyataannya, SP Group menyatakan listrik berhasil dipulihkan pada pukul 01.56.

Pemadaman listrik tidak hanya berdampak pada rumah tangga, namun juga lampu lalu lintas dan lampu di beberapa jalan. Dua rumah sakit juga terpaksa menggunakan generator listrik cadangan.

Setelah insiden, Otoritas Pasar Energi Singapura (EMA) langsung menggelar penyelidikan terkait pemadaman listrik yang terjadi pukul 01.18 hingga 01.56 waktu setempat.

Sekitar 146.797 warga terdampak pemadaman listrik, yakni di wilayah Boon Lay, Choa Chu Kang, Clementi, Jurong, Pandan Loop, Aljunied, Geylang, Tanjong Rhu, Mountbatten, Kembangan, Bedok, Pantai Timur, Ang Mo Kio, Bishan, Thomson, Mandai, Admiralty, Sembawang, dan Woodlands.

4. Paris, Prancis

Mati listrik juga pernah melanda Kota Paris, Prancis, pada Selasa (31/7/2018). Ribuan penumpang dan turis dievakuasi dari salah satu jalur metro (kereta bawah tanah) paling ramai di Paris, saat listrik padam, lantaran tak bisa beroperasi.

Juru bicara operator RATP mengatakan listrik padam pada pukul 20.00 waktu setempat (1810 GMT) antara dua stasiun di Jalur 1 di Distrik Marais, Paris. Akibatnya kereta tidak bisa dioperasikan hingga pukul 23.30.

Penumpang harus dievakuasi dari setidaknya delapan kereta. Banyak di antaranya berjalan dalam gelap ke stasiun terdekat di sepanjang rel dalam.

Menurut dinas pemadam kebakaran, lima orang dirawat karena kelelahan akibat suhu panas setelah terjebak di bawah tanah. Prancis kala itu diketahui dilanda gelombang panas selama beberapa pekan.

Puluhan ribu orang pun terdampar di sebuah stasiun kereta setelah dievakuasi oleh petugas.

Jalur 1 metro tersebut yang melayani beberapa lokasi paling populer di Paris, antara lain Louvre, taman Tuileries, dan Champs Elysees.

Editor : Nathania Riris Michico

Bagikan Artikel: