Siksa Puluhan Tentara Muslim AS, Anggota Marinir Divonis 10 Tahun Bui

Anton Suhartono ยท Sabtu, 11 November 2017 - 11:46 WIB
Siksa Puluhan Tentara Muslim AS, Anggota Marinir Divonis 10 Tahun Bui

Josep Felix (kiri) didampingi istrinya keluar dari ruang sidang (Foto: Washington Post)

WASHINGTON, iNews.idJoseph Felix, instruktur di Marinir Angkatan Laut Amerika Serikat, divonis hukuman penjara 10 tahun atas kasus kekerasan terhadap puluhan tentara Muslim saat mengikuti pelatihan dasar. Salah seorang di antara mereka meninggal dunia.

Juri yang terdiri dari sembilan parjurit aktif, delapan pria dan seorang perempuan, menyebut Felix sebagai sosok yang paling bertanggung jawab atas penyiksaan tidak berprikemanusiaan terhadap puluhan tentara baru beragama Islam saat menjalani pelatihan dasar di pangkalan Parris Island, South Carolina. Demikian dikutip dari AFP, Sabtu (11/11/2017).

Dia memerintahkan enam instruktur lain untuk menyiksa serta menyebut mereka sebagai teroris. Dua di antara korban bahkan dipaksa masuk ke dalam mesin pengering pakaian yang besar. Dalam satu kasus mesin itu bahkan dinyalakan.

Selama pelatihan berlangsung yakni pada Maret 2016, seorang tentara, Raheel Siddique, meninggal dunia lantaran jatuh dari lantai tiga bangunan. Penyelidikan awal, Marinir menyebut bahwa kematian Siddique karena bunuh diri. Lalu pada Oktober 2016, keluarga korban menggugat Marinir sebesar USD100 juta. Keluarga menyebut bahwa Siddique jatuh akibat ulah seorang seniornya.

Hukuman 10 tahun itu lebih tinggi dari tuntutan jaksa yang menuntut Felix dengan hukuman tujuh tahun. Dalam aturan peradilan militer AS, kasus ini secara otomatis akan banding. Terdakwa bisa saja mendapat hukuman lebih berat lagi ditambah pemberhentian secara tidak hormat.


Editor : Anton Suhartono