Soal Status Yerusalem, Presiden Jokowi Minta Menlu Panggil Dubes AS

Anton Suhartono ยท Kamis, 07 Desember 2017 - 12:03 WIB
Soal Status Yerusalem, Presiden Jokowi Minta Menlu Panggil Dubes AS

Presiden Joko Widodo (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah Indonesia mengecam pengakuan sepihak Amerika Serikat bahwa Yerusalem adalah ibu kota Israel. Pemerintah bersama Organisasi Kerjasama Islam (OKI) akan membahas tindak lanjut dari pengakuan sepihak ini.

Presiden Joko Widodo meminta Menteri Luar Negeri Retno Marsudi untuk memanggil Duta Besar AS untuk Indonesia untuk menjelaskan mengenai sikap Pemerintah soal ini.

Baca Juga: Presiden Jokowi: Indonesia Mengecam Keras Pengakuan AS atas Yerusalem

"Saya juga telah memerintahkan Menlu untuk memanggil Dubes AS untuk langsung menyampaikan sikap Pemerintah Indonesia," kata Presiden Jokowi, saat menyampaikan sikap Pemerintah Indonesia soal Yerusalem di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis (7/12/2017).

Lebih lanjut Presiden mengungkapkan Indonesia bersama negara lainnya akan merespons pengakuan sepihak ini. Dalam hal ini Presiden menyebut bahwa Indonesia telah berkomunikasi dengan negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI).

"Dalam beberapa hari ini Pemerintah Indonesia telah berkomunikasi dengan negara-negara OKI, agar OKI segera menggelar sidang khusus tentang masalah pengakuan sepihak ini pada kesempatan pertama," kata Presiden.

Selain itu, lanjut Presiden, Pemerintah juga mendesak PBB untuk segera mengambil sikap atas permasalahan ini.


Editor : Dony Aprian