Taktik Politisi Raih Suara, Kampanye di Situs Porno hingga Pidato di Dasar Laut

Nathania Riris Michico ยท Kamis, 16 Mei 2019 - 10:44 WIB
Taktik Politisi Raih Suara, Kampanye di Situs Porno hingga Pidato di Dasar Laut

Ilustrasi pria sedang berkampanye di atas mobil. (FOTO: RHONA WISE/AFP)

NEW YORK, iNews.id - Di era internet saat ini, politisi dunia harus berupaya lebih keras untuk merebut suara pemilih pada masa kampanye. Beberapa di antara mereka menerapkan taktik ekstrem.

Inilah sejumlah politisi yang menempuh cara kontroversial guna menarik perhatian publik, seperti dirangkum BBC, Kamis (16/5/2019).

1. Politikus berkampanye di situs porno

Karena berkampanye melalui media sosial—seperti Facebook dan Instagram—sudah banyak dilakukan, ada politikus Denmark yang memilih menyebarkan gagasan-gagasannya lewat situs porno.

Joachim B Olsen beriklan di laman PornHub, membujuk publik untuk memilihnya setelah mereka selesai menonton tayangan porno.

Taktik Olsen menjelang pemilu Denmark pada 5 Juni mendatang ini mendapat perhatian masyarakat.

Joachim B Olsen memilih berkampanye lewat situs porno. (FOTO: GETTY IMAGES)

Akun Facebook mantan atlet tersebut diramaikan komentar oleh orang-orang yang melihat iklannya.

Dia kemudian menyatakan bahwa dirinya memang memasang iklan di situs tersebut dan berharap orang-orang bisa "tertawa".

2. Politikus Amerika Serikat (AS) menayangkan rawat jalan ke dokter gigi

Bakal calon presiden AS, Beto O'Rourke, menyiarkan kunjungan rawat jalan ke dokter gigi pada Januari lalu sebagai bagian dari upayanya menyoroti pengalaman masyarakat di kawasan perbatasan AS.

Dalam siaran itu, publik bisa melihat momen O'Rourke saat giginya sedang dibersihkan.

Bakal calon presiden AS, Beto O'Rourke, menyiarkan kunjungan rawat jalan ke dokter gigi. (foto: Reuters)

Aksi sang politisi menuai beragam reaksi. Seorang pengguna internet memandangnya sebagai parodi, sedangkan pengguna lain menuding O'Rourke berbagi terlalu banyak informasi tak penting.

3. Calon legislatif Jerman gunakan aplikasi 'cari jodoh' dalam kampanye

Seorang calon anggota legislatif DPRD Berlin bernama Alexander Freier pada 2016 memutuskan menggunakan aplikasi cari jodoh, Tinder, sebagai cara untuk berinteraksi dengan para pemilih.

Alih-alih memakai foto pribadiya, Freier memasang slogan kampanye seperti "Berlin Tetap Gay".

Kepada harian Berliner Zeitung, Frier mengatakan caranya itu bagus untuk berada di antara warga. Dia pun mengaku ada orang yang menggodanya di aplikasi tersebut.

"Tetapi saya harus memisahkan politik dan kehidupan pribadi," ujarnya.

4. Politikus Inggris menumpang kapal nelayan di Sungai Thames

Politikus Inggris, Nigel Farage, menumpang kapal nelayan yang diikuti kapal-kapal lainnya di Sungai Thames guna mendesak parlemen mengendalikan perairan Inggris jelang Brexit.

Politikus Inggris, Nigel Farage, menumpang kapal nelayan yang diikuti kapal-kapal lainnya di Sungai Thames. (FOTO: PRESS ASSOCIATION)

Aksi itu digelar oleh kelompok Fishing for Leave guna menggugah pemerintah Inggris untuk memperhatikan industri perikanan.

Iring-iringan kelompok pendukung Inggris keluar dari Uni Eropa itu kemudian berhadapan dengan iring-iringan kapal dari kelompok pendukung Inggris bertahan di Uni Eropa yang membawa Bob Geldof.

Musisi sekaligus aktivis itu memanfaatkan pelantang suara untuk meneriakkan kata "penipu" kepada Farage.

Sang politikus lantas menuding Geldof "menghina" kaum nelayan yang miskin. Dia membantah tudingan aksinya semata ditujukan untuk publisitas.

5. Presiden Republik Seychelles menyampaikan pidato di dasar laut

Presiden Republik Seychelles, Danny Faure, menyelam ke kedalaman 124 meter di bawah permukaan laut untuk menyerukan perlindungan bagi lautan dunia.

Dia menyiarkan pidatonya secara langsung dari Samudera Hindia menggunakan kapal selam.

Pada kesempatan itu, dia mengatakan kepada pemirsa bahwa lautan adalah "jantung berdenyut untuk planet kita" dan kini sedang terancam.

Faure lantas mendesak semua negara untuk mengatasi perubahan iklim dengan bekerja sama.

6. Kandidat presiden AS naik tank

Dalam kampanye pemilihan presiden AS 1988, kandidat presiden Michael Dukakis berkunjung ke sebuah pabrik di Michigan sambil menumpang sebuah tank demi menunjukkan sikap pro-pertahanan.

Namun, taktiknya tidak berjalan sempurna.

Michael Dukakis berkunjung ke sebuah pabrik di Michigan sembari menumpang sebuah tank. (foto: GETTY IMAGES)

Helm yang dia pakai membuat kepalanya terlihat kecil dan lawannya, George Bush Senior, memanfaatkan kesempatan itu dengan menggunakan tayangan Dukakis dalam video kampanyenya.

Video tersebut menyebut kebijakan pertahanan yang ditentang Dukakis seraya mengklaim AS tidak boleh mengambil "risiko" menjadikan dia sebagai panglima tertinggi.

7. Caleg DPRD AS menyemprot dirinya dengan semprotan merica

Levi Tillemann sedang berkampanye untuk memperebutkan kursi legislatif negara bagian Colorado , tahun lalu, ketika dia memutuskan menyemprotkan isi sekaleng semprotan merica ke matanya.

Video bertajuk "ini akan menyelamatkan nyawa" direkam demi menunjukkan semprotan merica berguna bagi para guru, sebagai bagian dari pertahanan melawan pelaku penembakan.

Tillemann terlihat kesakitan, kemudian menyemprot matanya dengan air.


Editor : Nathania Riris Michico