Tembak Mati 8 Tentara Rusia karena Dibully, Peserta Wajib Militer Ini Divonis 24,5 Tahun Penjara

Anton Suhartono ยท Kamis, 21 Januari 2021 - 16:11:00 WIB
Tembak Mati 8 Tentara Rusia karena Dibully, Peserta Wajib Militer Ini Divonis 24,5 Tahun Penjara
Ramil Shamsutdinov (Foto: Telegram)

MOSKOW, iNews.id - Seorang peserta wajib militer di Rusia dijatuhi hukuman 24,5 tahun penjara oleh pengadilan, Kamis (21/1/2021), karena membunuh delapan tentara pada 2019. Motif penembakan karena pelaku kesal kerap di-bully.

Kantor berita TASS melaporkan, pria bernama Ramil Shamsutdinov itu melepaskan tembakan ke arah tentara di pangkalan Zabaikalsk pada 25 Oktober 2019. Shamsutdinov ditahan tak lama setelah kejadian itu dan mengaku bersalah.

Pengacara akan memutuskan apakah kliennya akan mengajukan banding atau tidak atas vonis tersebut.

Seorang juri pengadilan wilayah Chita, seperti dilaporkan kembali Reuters, mengatakan, Shamsutdinov berhak mendapat hukuman ringan karena menjadi korban bullying.

Dalam surat terbuka yang diungkap pengacara di akun media sosial, Shamsutdinov menyesal tidak bisa mengendalikan diri saat itu. Dia mengaku tidak bisa terima lagi dengan perlakuan tersebut dan menyebut kehidupannya seperti di neraka.

Dalam persidangan terpisah pada Maret 2020, pengadilan menghukum salah peserta wajib militer lainnya dengan masa percobaan 2 tahun. Dia memukuli tentara, termasuk menendang Shamsutdinov.

Editor : Anton Suhartono