Teori Konspirasi Sebut Dirinya Ciptakan Covid, Bill Gates: Ini Benar-Benar Jahat!

Djairan ยท Rabu, 27 Januari 2021 - 19:40:00 WIB
Teori Konspirasi Sebut Dirinya Ciptakan Covid, Bill Gates: Ini Benar-Benar Jahat!
Pendiri Microsoft, Bill Gates. (Foto: Youtube/Bill Gates)

WASHINGTON DC, iNews.id – Pendiri Microsoft, Bill Gates, mengaku sangat terkejut dengan banyaknya teori konspirasi yang beredar di media sosial selama pandemi Covid-19. Gates penasaran untuk mencari tahu apa sebenarnya yang ada di belakang teori-teori liar itu.

Dalam wawancara dengan Reuters, Gates mengatakan, ada berbagai konten daring berupa teori konspirasi tentang dirinya serta yang ditujukan kepada ahli penyakit menular kenamaan Amerika Serikat (AS), Anthony Fauci. Menurut dia, kemunculan teori semacam itu kemungkinan besar karena kombinasi dari tekanan pandemi yang menakutkan, serta kebangkitan media sosial itu sendiri.

“Tak seorang pun akan meramalkan bahwa saya dan Dokter Fauci akan menonjol dalam teori-teori yang benar-benar jahat ini. Saya sangat terkejut dengannya. Saya harap (teori-teori) ini segera hilang,” ujar Gates, dikutip dari Reuters Rabu (27/1/2021).

Miliarder yang masuk dalam deretan orang terkaya di dunia itu telah berkomitmen dalam program bernilai sekitar 1,75 miliar dolar AS (Rp24,6 triliun) untuk membantu mengatasi pandemi virus corona. Program itu dikucurkan melalui yayasan yang dia dirikan bersama sang istri, Bill dan Melinda Gates Foundation, termasuk dukungan pembuatan vaksin, diagnostik, dan perawatan potensial.

Sejak pandemi dimulai setahun yang lalu, tak terhitung banyaknya teori konspirasi yang menyebar di internet. Hal ini memicu informasi yang keliru tentang virus corona, asal-usulnya, serta motif tokoh-tokoh yang bekerja untuk melawan pandemi tersebut.

Di antara teori yang berkembang itu menuding Gates dan Fauci adalah orang yang sengaja menciptakan pandemi, bertujuan untuk mengendalikan manusia dan ingin mengambil keuntungan dari penyebaran virus corona. Mereka juga dituduh menggunakan vaksin dengan memasukkan microchip yang mudah dilacak ke tubuh manusia.

“Tapi apakah masyarakat benar-benar percaya hal itu ?” tanya Gates. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil

Halaman : 1 2