Turis Belanda Tewas akibat Banjir Bandang di Gua Malaysia, Pemandu Wisata Hilang

Nathania Riris Michico ยท Sabtu, 13 Juli 2019 - 22:52 WIB
Turis Belanda Tewas akibat Banjir Bandang di Gua Malaysia, Pemandu Wisata Hilang

Ilustrasi gua di hutan Malaysia.

KUALA LUMPUR, iNews.id - Seorang turis Belanda tewas akibat banjir bandang di sebuah gua wisata populer yang terletak di Taman Nasional Mulu di pulau Kalimantan, Malaysia, Sabtu (13/7/2019). Pencarian terhadap pemandu yang turut hilang masih dilakukan.

Kepala pemadam kebakaran dan penyelamatan setempat, Hukum Poh Kiong, mengidentifikasi turis yang meninggal itu sebagai Peter Hans Hovenkamp. Pria itu diketahui berusia 66 tahun dan berasal dari Utrecht, Belanda tengah.

"Dia meninggal karena tenggelam setelah banjir bandang di gua-gua. Tubuhnya ditemukan di sungai di dalam gua dan dibawa ke rumah sakit umum Miri untuk pemeriksaan mayat pada hari Sabtu," katanya, kepada AFP.

Law mengatakan operasi pencarian dan penyelamatan yang melibatkan 16 petugas telah diluncurkan untuk menemukan pemandu wisata lokal berusia 20 tahun bernama Roviezal Robin.

"Delapan wisatawan lain dalam kelompok yang sama hampir menjadi korban, namun mereka melarikan diri ke tempat yang lebih tinggi dan terhindar hanyut ke sungai," ujar Law.

Hovenkamp dilaporkan hilang pada Jumat kemarin, ketika kelompok itu sedang melakukan tur di "Gua Rusa" yang populer, yang menjadi tempat tinggal bagi sekitar tiga juta kelelawar.

Taman Mulu, terletak di hutan Kalimantan terpencil di negara bagian Sarawak dan terkenal dengan gua, tebing, dan ngarai, merupakan situs warisan dunia UNESCO.


Editor : Nathania Riris Michico