Turki Tangkap Lebih dari 20 Orang yang Kritik Serangan ke Suriah Secara Online

Nathania Riris Michico ยท Kamis, 10 Oktober 2019 - 21:19 WIB
Turki Tangkap Lebih dari 20 Orang yang Kritik Serangan ke Suriah Secara Online

Turki mengatakan ingin membangun 'zona aman' di sisi perbatasan Suriah. (FOTO: AFP / File / Delil SOULEIMAN)

ISTANBUL, iNews.id - Polisi Turki menangkap lebih dari 20 orang dengan tuduhan propaganda teroris. Puluhan orang itu ditangkap terkait kritikan terhadap serangan militer yang diluncurkan terhadap pasukan Kurdi di Suriah.

"Kepala situs berita oposisi Birgun, Hakan Demir, ditahan karena menghasut rakyat untuk kebencian dan permusuhan," demikian laporan polisi, seperti diberitakan kantor berita negara Anadolu, Kamis (10/10/2019).

Demir dilaporkan ditahan setelah melaporkan ada korban sipil dalam serangan itu, yang diluncurkan pada Rabu kemarin.

Pemerintah menyangkal warga sipil terluka dalam serangannya terhadap posisi militan Kurdi di Suriah utara.

Demir kemudian dibebaskan namun paspornya disita.

Polisi menangkap 21 orang di Kota Mardin yang mayoritas Kurdi di Turki tenggara atas dugaan propaganda teroris. Mereka mengumumkan bahwa 78 kasus dibuka untuk orang-orang di seluruh negeri.

Sementara itu, kepala jaksa Turki mengatakan, kasus-kasus juga sudah dibuka terhadap para pemimpin Partai Demokrat Rakyat pro-Kurdi (HDP), Sezai Temelli dan Pervin Buldan, dan anggota partai lainnya.

Mereka menggambarkan operasi militer ke Suriah sebagai invasi, dan Temelli mempertahankan posisinya dengan menyebut apa yang dilakukan Turki adalah agresi dan upaya pendudukan.

Turki meluncurkan "Operation Peace Spring" pada Rabu melawan Pasukan Demokratik Suriah yang dipimpin Kurdi, yang mereka anggap sebagai teroris cabang pemberontak Kurdi.

Kritik terhadap operasi militer di Turki sangat tabu, bahkan partai oposisi diharuskan memuji mereka.


Editor : Nathania Riris Michico