Vietnam Larang Film Animasi Abominable Gara-Gara Peta Laut China Selatan

Anton Suhartono ยท Selasa, 15 Oktober 2019 - 14:30 WIB
Vietnam Larang Film Animasi Abominable Gara-Gara Peta Laut China Selatan

Vietnam tarik film Abominable dari bioskop (Foto: AFP)

HANOI, iNews.id - Otoritas Vietnam memerintahkan penarikan film animasi Abominable dari seluruh bioskop mulai Senin (14/10/2019) atau 10 hari setelah penayangannya di negara itu.

Alasannya, di film hasil produksi kerja sama DreamWorks dan Pearl Studios itu ada bagian yang menunjukkan peta Laut China Selatan yang di dalamnya memasukkan wilayah sengketa antara kedua negara.

Sembilan garis putus-putus berbentuk 'U' muncul di peta Laut China Selatan dalam film yang bercerita tentang seorang remaja yang membantu seekor yeti kembali ke habitatnya di Gunung Everest itu.

China telah lama menggunakan sembilan garis putus-putus untuk menunjukkan klaimnya atas sebagian besar Laut China Selatan, wilayah yang kaya sumber daya alam. Daerah yang masuk dalam sembilan garis putus-putus itu juga diakui oleh Vietnam.

"Saya yang akan bertanggung jawab (atas kesalahan ini)," kata kepala Departemen Sinema Vietnam, Nguyen Thu Ha, dikutip dari AFP, Selasa (15/10/2019).

(Tampilan peta sembilan garis putus-putus di Laut China Selatan dalam film Abominable/DreamWorks)

Vietnam termasuk kecolongan dengan penayangan Abominable yang sudah berlangsung sepekan lebih sebelum ditarik. Negara komunis itu menerapkan sensor ketat bagi film asing, termasuk yang mempertontonkan kekerasan, seksual, atau bermuatan politis.

Kasus ini, kata Thu, menjadi pelajaran bagi pihaknya untuk lebih teliti dalam menayangkan film ke depannya.

Penampakan peta Laut China Selatan di film ini sempat mengundang keramaian di media sosial Vietnam. Foto-foto beredar di media sosial menunjukkan tampilan sembilan garis putus-putus yang dicoret dengan huruf 'X' merah bersama komentar pedas.

"Silakan pecat orang yang bertanggung jawab atas sensor film ini," kata pengguna Facebook, Pham Tan Phong.

Netizen lain mengatakan, "Kami tidak dapat menerima tindakan terang-terangan ini, terutama mengenai hal-hal sensitif seperti sengketa laut."

Departemen sensor film Vietnam menolak mengomentari masalah ini, demikian pula dengan DreamWorks yang sementara ini memilih diam.

Editor : Anton Suhartono