Virus Korona Renggut 41 Nyawa di China, 1.000 Lebih Terjangkit

Anton Suhartono ยท Sabtu, 25 Januari 2020 - 08:05:00 WIB
Virus Korona Renggut 41 Nyawa di China, 1.000 Lebih Terjangkit
Polisi di Wuhan mengecek suhu tubuh pengguna jalan sebagai antisipasi penyebaran virus korona (Foto: AFP)

BEIJING, iNews.id - Jumlah korban meninggal dan terjangkit virus korona di China terus bertambah. Hingga Sabtu (25/1/2020), 41 orang meninggal dan lebih dari 1.000 orang terjangkit.

Komisi Kesehatan Provinsi Hubei menyatakan jumlah korban meninggal naik 15 orang dari Jumat. Semua korban meninggal terbaru berasal dari Wuhan, ibu kota Hubei tempat pertama kali virus terdeteksi.

Wuhan dan 13 kota lainnya di Provinsi Hubei dalam status karantina, berdampak pada sekitar 41 juta warga. Mereka tak boleh keluar dari kota, demikian pula orang dari luar tak diperbolehkan masuk kecuali untuk alasan sangat penting.

Komisi kesehatan juga melaporkan 180 kasus baru secara keseluruhan di provinsi tersebut, 77 di antaranya berada di Wuhan dan sisanya tersebar di kota-kota kecil.

Beberapa dari kota-kota tersebut juga melaporkan kasus patogen pertama dari Novel 201 Coronavirus (2019-nCoV).

Virus korona yang sebelumnya tidak dikenal ini meneror Asia, Amerika Serikat, dan telah memasuki Eropa melalui Prancis. Virus ini memiliki kemiripan dengan sindrom pernapasan akut atau SARS yang menewaskan ratusan orang di China daratan dan Hong Kong pada 2002-2003.

Wabah korona pertama kali terdeteksi pada akhir Desember 2019 di Wuhan, kota pusat industri dan transportasi berpenduduk 11 juta jiwa, lalu menyebar ke beberapa negara seperti Thailand, Jepang, Korea Selatan, Vietnam, dan Singapura.

Seiring wabah korona, China mengumumkan penutupan tempat-tempat wisata besar, termasuk di Kota Beijing, meskipun di tengah perayaan Tahun Baru Imlek.

Tembok Besar seksi Beijing serta Kota Terlarang ditutup mulai Jumat (24/1/2020).

Penutupan dua tempat ikonik itu menyusul Disneyland Shanghai yang disterilkan juga sejak hari yamg sama. Stadion Sarang Burung, tempat pembukaan Olimpiade 2008, juga ditutup sejak Jumat.

Pemerintah juga membatalkan beberapa festival besar Tahun Baru Imlek yang seharusnya dimulai pada Sabtu.

Tempat wisata lain, yakni Makam Ming dan Pagoda Yinshan, juga akan ditutup pada Sabtu.

Meskipun sejauh ini hanya 29 kasus virus korona yang dikonfirmasi di Beijing, pemerintah kota tak mau mengambil risiko.

Editor : Anton Suhartono

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda