WNI Korban Penembakan Masjid Selandia Baru Jalani Beberapa Operasi

Anton Suhartono ยท Sabtu, 16 Maret 2019 - 19:17 WIB
WNI Korban Penembakan Masjid Selandia Baru Jalani Beberapa Operasi

Polisi menjaga ketat rumah sakit tempat merawat korban penembakan masjid di Christchurch (Foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Tim Kedutaan Besar RI (KBRI) di Wellington, Selandia Baru, mengunjungi Kota Christchurch, Sabtu (16/3/2019), untuk menemui WNI korban penembakan masjid serta warga lainnya yang terdampak.

Hingga pukul 22.40 waktu setempat, KBRI Wellington melakukan berbagai aktivitas, salah satunya mengunjungi WNI korban luka, yakni Zulfirmasnyah dan anaknya berinisial M.

Duta Besar RI Tantowi Yahya dan tim konsuler KBRI Wellington menjenguk Zulfirmansyah di RS Umum Christchurch. Tubuh seniman asal Sumatera Barat itu diterjang beberapa peluru sehingga sempat kritis di ruang ICU. Namun dia sudah melewati masa-masa kritis.

"Beliau menjalani multiple operations dan saat ini masih terus mendapatkan perawatan medis dari pihak RS. Kondisi anak dari Bapak Zulfirmansyah yang juga tertembak, saat ini diketahui sudah stabil," demikian pernyataan KBRI Wellington yang diterima iNews.id.

KBRI Wellington juga mengapresiasi bantuan yang diberikan para WNI di Christchurch terhadap istri Zulfirmansyah selama masa menjalani perawatan.

"KBRI Wellington terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri RI, khususnya Direktorat Perlindungan WNI dan BHI, untuk memfasilitasi rencana kedatangan anggota keluarga dari Indonesia yang ingin mengunjungi WNI yang terkena dampak peristiwa penembakan di Christchurch."

KBRI juga telah membentuk Posko Sementara Paska Peristiwa Penembakan yang bekerja 24 jam sejak Jumat. Posko bertugas memantau perkembangan situasi dan membantu WNI yang membutuhkan bantuan sehubungan dengan peristiwa penembakan di Christchurch.

KBRI Wellington juga membuka hotline dan menunjuk narahubung yang bisa dihubungi selama 24 jam, yaitu Rendy Ramanda (+6421 1950 980) dan Luth Anugranya (+6422 3812 065).

Untuk menghindari berita hoaks, KBRI Wellington secara berkala menyampaikan perkembangan terbaru.

Sementara itu Kepolisian Selandia Baru masih memberlakukan imbauan penutupan seluruh masjid di seluruh Selandia Baru hingga kondisinya dipastikan aman.

Kepolisian Selandia Baru membuka layanan bagi masyarakat yang mengetahui informasi seputar penembakan di Christchurch untuk membantu penyelidikan. Bagi masyarakat yang mengetahui, diharapkan agar mengikuti petunjuk pada laman website https://forms.police.govt.nz/forms/christchurch-attacks.

Apabila terdapat WNI yang belum bisa menghubungi anggota keluarganya di Christchurch, Pemerintah Selandia Baru menyediakan link www.familylinks.icrc.org/new-zealand/en/.


Editor : Anton Suhartono