4 Remaja Pelaku Tawuran di Johar Baru Buron, Polisi: Kabur ke Bekasi, Cianjur dan Garut

Antara · Kamis, 27 Agustus 2020 - 19:59 WIB
4 Remaja Pelaku Tawuran di Johar Baru Buron, Polisi: Kabur ke Bekasi, Cianjur dan Garut

Ilustrasi tawuran remaja. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Polsek Johar Baru masih terus memburu empat remaja pelaku tawuran di kawasan Johar Teater (Jotet), Johar Baru, Jakarta Pusat, berinisial F, W, O dan B. Keempat remaja tersebut bahkan sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) alias buron.

Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Johar Baru, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Suprayogo mengatakan, saat ini keempat buron tersebut telah melarikan diri ke luar Jakarta. Fakta tersebut didapat dari keterangan keluarga.

"Empat pelaku kabur ke luar kota itu berdasarkan hasil keterangan dari pihak keluarga saat kita lakukan pencarian," katanya saat dihubungi di Jakarta, Kamis (27/8/2020).

Suprayogo menyebut, ada tiga kota di Provinsi Jawa Barat yang menjadi lokasi pelarian para remaja tersebut yakni Bekasi, Cianjur, dan Garut. Polsek Johar Baru, dia memastikan, akan meningkatkan pengawasan ketat untuk mencegah agar peristiwa tawuran antarkelompok tidak terulang di wilayah Johar Baru.

"Kita akan terus tingkatkan patroli wilayah sehingga mencegah tawuran terulang," ucapnya.

Sebelumnya, Kepolisian Sektor (Polsek) Johar Baru menangkap seorang remaja berinisial ZPP (16) yang menjadi salah satu pelaku tawuran di kawasan Johar Teater (Jotet), Johar Baru, Jakarta Pusat Rabu (26/8/2020) dini hari.

"Anggota reskrim mendapatkan laporan dari warga bahwa ada sekelompok remaja yang akan melaksanakan tawuran, kemudian anggota reskrim langsung mendatangi TKP dan membubarkan sekelompok remaja tersebut dan berhasil mengamankan satu orang pelaku," ujar Kapolsek Johar Baru Supriadi saat dihubungi, Rabu.

Polsek Johar Baru, Supriadi mengatakan, masih memburu empat pelaku lainnya yang berinisial F, W, O dan B. Selain menangkap ZPP yang masih berstatus pelajar, Polsek Johar Baru juga menemukan barang bukti berupa empat buah senjata tajam berupa golok dan dua motor dengan nomor polisi B 4167 TLE dan B 6178 PUR.

"Itu mereka tawurannya janjian lewat media sosial," ujar Supriadi.

Editor : Djibril Muhammad