41 Perusahaan di Kabupaten Bekasi Terpapar Covid-19, 608 Karyawan Positif

Sindonews ยท Rabu, 16 September 2020 - 11:58 WIB
41 Perusahaan di Kabupaten Bekasi Terpapar Covid-19, 608 Karyawan Positif

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau kegiatan rapid test di PT Suzuki Indomobil di Kawasan Industri Greendland International Industrial Center (GIIC), Bekasi, Jumat (4/9/2020). (Foto: SINDOnews)

CIKARANG, iNews.id - Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi mengatakan hingga kini ada 41 perusahaan terpapar covid-19. Sebanyak 608 karyawan dari 41 perusahaan terkonfirmasi positif covid-19.

Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah perusahaan yang terpapar covid-19 tersebar di sejumlah lokasi. Tercatat perusahaan terpapar covid-19 terletak di Kawasan Industri MM 2100 di Kecamatan Cikarang Barat, Kawasan Deltamas di Cikarang Pusat, dan Kawasan Jababeka di Cikarang Utara.

”Sampai hari ini ada sekitar 608 karyawan yang positif Covid-19,” katanya di Bekasi, Rabu (16/9/2020).

Untuk itu, Alam meminta setiap perusahaan benar-benar menerapkan sosial distancing dan physical distancing baik di area kerja hingga ke kantin serta tempat ibadah. Lalu penyemprotan disinfektan wajib dilakukan secara rutin.

Selain itu, perusahaan juga diminta untuk melakukan pengawasan terhadap karyawannya baik di perusahaan maupun di luar. Seperti menyediakan buku harian sebagaimana yang diminta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat melakukan kunjungan ke kawasan industri di Bekasi.

”Perusahaan harus mengawasi pekerja dari kantor hingga keluar kantor,” ujarnya.

Untuk diketahui, Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi mengonfirmasi 40 desa di Kabupaten Bekasi masuk zona merah penyebaran covid-19. Data tersebut dilaporkan pada Selasa (15/9/2020).

Puluhan desa yang masuk zona merah tersebut berada di 14 Kecamatan se-Kabupaten Bekasi. Tim gugus sudah terjun ke lokasi zona merah tersebut untuk melakukan penangan dan tracing di wilayah tersebut.

”Ada sekitar 98 pasien terkonfirmasi positif dari 40 desa itu,” kata Alam.

Sementara dari 23 kecamatan tersebut ada 399 orang yang memiliki kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi positif covid-19. Lalu jumlah pasisen suspek covid-19 242 orang dan probable 6 orang.

”Hingga kini kami masih melakukan pendataan, dan tidak menutup kemungkinan akan bertambah,” ujarnya.

Editor : Rizal Bomantama