Ahmad Syaikhu Beberkan Alasan Proses Pemilihan Wagub DKI Alot

Antara, Wildan Catra Mulia ยท Sabtu, 29 Desember 2018 - 02:35:00 WIB
Ahmad Syaikhu Beberkan Alasan Proses Pemilihan Wagub DKI Alot
Mantan Wakil Kota Bekasi Ahmad Syaikhu (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Mantan Wakil Kota Bekasi Ahmad Syaikhu menanggapi alotnya penetapan Wakil Gubernur (wagub) DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno. Menurut dia, tidak ada batasan waktu pergantian wagub.

“Sebetulnya sih enggak ada batasan sampai kapan prosesnya. Artinya Undang-Undang Dasar (UUD) kita tidak membatasi sampai kapan sehingga mau diukur normal atau enggak itu relatif dari mana melihatnya," kata Syaikhu di Bekasi, Jumat (28/12/2018).

Dia menilai, lama atau tidaknya proses pembahasan calon wakil gubernur tergantung dari cara pandang masyarakat. Syaikhu mencontohkan, Provinsi Sulawesi Tengah sudah dua tahun tidak memiliki wakil gubernur.

“Bahkan sampai akhir masa jabatan Gubernur Sulawesi Tengah juga tidak ada apa-apa, karena memang proses politiknya tidak selesai,” ujar dia.

Syaikhu mengatakan, proses pemilihan Wagub DKI sekarang berbeda dengan era Gubernur Djarot Saiful Hidayat yang relatif cepat. “Di DKI zamannya Pak Djarot itu karena memang proses politiknya selesai. Apalagi UUD ketika itu juga memberikan masih memberikan kemudahan. Ya relatiflah lama atau pendeknya cuma kata orang-orang saja. Lama, sebetulnya sih bisa lebih cepat dari sekarang,” ujar dia.

Menurut dia, alotnya proses pemilihan Wagub DKI sekarang lantaran sikap politik Partai Keadilan Sejahtera dan Gerindra yang belum mencapai kata sepakat. Baik PKS maupun Gerindra masih tarik ulur terkait proses fit and proper test cawagub yang ajukan.

"Kalau melihat pertemuan antara PKS dan Gerindra yang terdahulu, ya sudah sepakat mengajukan nama yang akan diusulkan. Untuk mengajukan nama yang diusulkan itu harus ada tanda tangan dari dua belah pihak, baik dari DPW PKS baik dari DPD Gerindra,” ucap Syaikhu.

Selain itu, Syaikhu melihat salah satu pemicu alotnya proses tersebut juga karena menjelang Pilkada Serentak 2019. Sebab, suasana perpolitikan tahun depan membagi fokus kalangan terkait.

“Saat ini banyak yang diurus karena DPP juga sedang mengurus pilpres dan pileg. Jadi ada urusan yang bercabang. Sejauh ini diserahkan ke DPW dan DPD PKS-Gerindra,” kata Syaikhu

Editor : Khoiril Tri Hatnanto

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda