Atasi Konsentrasi Sebaran Penduduk, Kemendagri Akui Perlu Penataan Wilayah

Wildan Catra Mulia ยท Kamis, 22 Agustus 2019 - 12:48 WIB
Atasi Konsentrasi Sebaran Penduduk, Kemendagri Akui Perlu Penataan Wilayah

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Bahtiar. (SINDOphoto).

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengakui diperlukan penataan wilayah untuk mengatasi konsentrasi sebaran penduduk dan kemacetan. Dalam penataan itu juga perlu memperhatikan berbagai aspek, termasuk dampaknya.

Misalnya, usulan penggabungan Kota Bekasi ke dalam Provinsi DKI Jakarta. Usulan tersebut dinilai belum menjamin bisa mengatasi kemacetan dan konsentrasi sebaran penduduk.

"Memang harus ditata supaya tidak terjadi konsentrasi penduduk. Kalau Bekasi gabung dengan Jakarta, kemcetan selesai tidak? Kan belum tentu," ujar Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Bahtiar dalam perbincangan di Radio MNC Trijaya Network, Kamis (22/8/2019).

BACA JUGA:

Anies Tunggu Sikap Pemerintah Pusat terkait Usulan Bekasi Gabung Jakarta

Kemendagri Ingatkan Efektivitas Penggabungan Kota Bekasi dengan Jakarta

Sebelumnya, Wali Kota Bekasi yang dipanggil Pepen meyakini sebagian besar warganya setuju jika Kota Bekasi bergabung dengan Provinsi DKI Jakarta. Pernyataan itu disampaikan Pepen usai menghadiri apel pagi di kompleks Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Senin (19/8/2019).

Sementara Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menunggu sikap pemerintah pusat terkait usulan agar wilayah Bekasi menjadi bagian wilayah Jakarta. Menurutnya, penggabungan wilayah yang berbeda merupakan kewenangan pemerintah pusat.


Editor : Kurnia Illahi