Balita di Tangerang Tewas Penuh Luka Lebam, Diduga Dianiaya Orang Tua

Sukron ยท Sabtu, 19 Januari 2019 - 16:20 WIB
Balita di Tangerang Tewas Penuh Luka Lebam, Diduga Dianiaya Orang Tua

Polsek Jatiuwung olah TKP di rumah balita yang ditemukan tewas dengan tubuh penuh luka lebam di Kota Tangerang, Banten, Sabtu (19/1/2019). (Foto: iNews/Sukron)

TANGERANG, iNews.id – Seorang balita di Kampung Gebang, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten, tewas diduga akibat dianiaya orang tuanya. Sekujur tubuh anak berusia 1,5 tahun itu dipenuhi luka lebam.

Warga Kampung Gebang mendadak gempar atas tewasnya balita bernama Quenna Lasita Ramadani itu, Jumat malam (19/1/2019). Orang tua korban, Rosita dan Wage, sempat membawa balita malang tersebut ke rumah sakit terdekat. Namun, petugas medis menyatakan Quenna sudah meninggal.

Petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Jatiuwung yang mendapat laporan dari warga langsung datang ke lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi telah meminta keterangan dari lima orang saksi, termasuk orang tua balita tersebut. Kedua orang tua korban juga turut diamankan.

BACA JUGA:

Tragis, Balita Tewas Dianiaya Ayah Angkatnya karena Menolak Tidur

Main Tali Pengait Tirai Jendela Rumah, Balita Tewas Tercekik

Menurut warga setempat, Iis, dirinya sempat mendengar suara keributan dari orang tua balita tersebut sebelum tewas. Bahkan, dia juga sempat melihat luka-luka lebam di wajah balita itu. Saat ditanya, orang tua korban menjawa Quenna jatuh di kamar mandi.

“Anaknya pendiam, enggak pernah keluar, ibunya juga enggak pernah keluar. Tapi, kemarin itu saya sempat lihat mukanya anak itu lebam-lebam waktu saya beli es, karena ibunya kan jualan es. Kata ibunya, jatuh di kamar mandi,” kata Iis, Sabtu (19/1/2019).

Sementara Kapolsek Jatiuwung Kompol Eliantoro Jalmaf membenarkan kematian seorang balita di Kampung Gebang dengan sejumlah luka lebam di tubuhnya. Namun, pihaknya masih menggali keterangan dari orang tua balita tersebut untuk mengetahui pasti penyebab kematian korban.

“Saat ini masih dalam proses penyelidikan. Kami masih meminta keterangan dari lima saksi, termasuk kedua orang tua korban dan tetangga-tetangga. Nanti kami sampaikan hasilnya,” Kompol Eliantoro Jalmaf.

Saat ini jenazah balita tersebut masih berada di RSUD Tangerang untuk diautopsi guna penyelidikan lebih lanjut.


Editor : Maria Christina